Rabu, 6 Mei 2026

Banjir Landa Aceh

Pusat Salurkan Rp 8,88 Miliar, Warga Pidie Jaya Terima Dana Bantuan Rumah Rusak

Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi MA didampingi Hasan Basri, untuk perbaikan rumah rusak sedang tahap dua kepada 296 KK. 

Tayang:
Editor: mufti
Serambinews.com/HO/Serambinews.co/HO
FOTO BEBERAPA WAKTU LALU --- Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi MA, menghibur anak-anak korban banjir di kabupaten tersebut 

Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Pusat menyalurkan dana bantuan sebesar Rp 8.880.000.000 untuk warga Pidie Jaya yang berdampak dari bencana banjir bandang dan longsor
  • Dana  itu diserahkan Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi MA didampingi Hasan Basri, untuk perbaikan rumah rusak sedang tahap dua kepada 296 KK.
  • Wakil Bupati Pidie, Alzaizi didampingi Sekda Pidie, Drs Samsul Azhar, menyerahkan bantuan dana dari Pemerintah Pusat untuk rumah warga rusak ringan dan sedang akibat banjir bandang.

Kami ingin proses perbaikan berjalan tepat sasaran, transparan dan sesuai ketentuan. Sehingga, masyarakat bisa segera menempati rumahnya dengan aman dan nyaman. SIBRAL MALASYI, Bupati Pidie Jaya

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Pemerintah Pusat menyalurkan dana bantuan sebesar Rp 8.880.000.000 untuk warga Pidie Jaya yang berdampak dari bencana banjir bandang dan longsor pada akhir November 2025 lalu

Dana  itu diserahkan Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi MA didampingi Hasan Basri, untuk perbaikan rumah rusak sedang tahap dua kepada 296 KK. 

Besaran bantuan rumah rusak sedang itu Rp 30.000.000  per rumah diserahkan secara simbolis, di Posko Gedung eks MTQ Pidie Jaya, Selasa (3/3/2026). 

Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi kepada Serambi, Kamis (5/3/2026), mengatakan, penyaluran tahap kedua ini merupakan bentuk komitmen pemerintah guna memastikan rumah warga terdampak segera kembali layak huni. 

Ia menjelaskan, bantuan rumah rusak sedang sebagai wujud tanggung jawab pemerintah untuk mempercepat pemulihan. "Kami ingin proses perbaikan berjalan tepat sasaran, transparan dan sesuai ketentuan. Sehingga, masyarakat bisa segera menempati rumahnya dengan aman dan nyaman,” ujarnya. 

Wakil Bupati Pidie Jaya, Hasan Basri menyebutkan, pentingnya sinergi semua pihak dalam mengawal proses rehabilitasi agar tidak terjadi hambatan di lapangan. 

Menurutnya, bantuan tersebut tidak hanya memperbaiki bangunan fisik, sekaligus untuk memulihkan semangat hingga harapan masyarakat. 

“Kami berharap dana itu, hendaknya dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh penerima. Pemerintah akan terus melakukan pengawasan dan pendampingan hingga seluruh tahapan selesai,” tegasnya.

Dikatakan Hasan Basri, program bantuan rumah rusak akan melibatkan dukungan BSI, guna memastikan proses penyaluran berjalan lancar dan akuntabel.

Selain itu, memastikan mekanisme pencairan dilakukan secara non-tunai untuk menjaga transparansi serta meminimalkan potensi penyimpangan. Tak hanya itu, untuk mempercepat realisasi pembangunan kembali hunian warga terdampak.

Ia menambahkan, melalui penyaluran dana rumah rusak sedang tahap dua, Pemkab Pidie Jaya berharap proses rehabilitasi rumah rusak sedang dapat segera tuntas. Dengan demikian, aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat kembali normal. 

" Upaya ini menjadi bagian dari strategi pemulihan menyeluruh pascabencana, sekaligus memperkuat ketahanan daerah dalam menghadapi potensi bencana jika terjadi lagi," pungkasnya. (naz)

Dapat Dimanfaatkan

Sementara Wakil Bupati Pidie, Alzaizi didampingi Sekda Pidie, Drs Samsul Azhar, menyerahkan bantuan dana dari Pemerintah Pusat untuk rumah warga rusak ringan dan sedang akibat banjir bandang. 

Penyerahan dana itu dilakukan di oprom Kantor Bupati Pidie, Selasa (3/3/2026).  Rumah rusak ringan dibantu Rp 15 juta, sementara rusak sedang Rp 30 juta. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved