Selasa, 28 April 2026

Berita Langsa

Meski Pertamina Sudah Imbau Jangan Panic Buying dan Stok BBM Aman, Warga Masih Serbu SPBU di Langsa 

Meski pemerintah melalui Pertamina telah mengimbau agar masyarakat tidak termakan isu kekosongan BBM atau panic buying, SPBU di Kota Langsa masih

Penulis: Zubir | Editor: Mursal Ismail
Serambinews.com/Zubir
ANTRE BBM - Suasana di Jalan A Yani (Jalan Protokol Langsa) sekitar SPBU Harapan dipadati kendaraan yang mengantre untuk mengisi BBM di SPBU tersebut, Kamis (6/3/2026) malam. 

Ringkasan Berita:
  • Warga Kota Langsa menyerbu SPBU sejak dua hari terakhir akibat isu kelangkaan BBM yang dipicu konflik di Timur Tengah.
  • Antrean kendaraan di sejumlah SPBU, seperti Matang Seulimeng dan Alue Dua, mengular hingga sekitar 1 km dan menyebabkan kemacetan di jalan lintas nasional.
  • Meski demikian, stok BBM di SPBU wilayah Langsa masih tersedia aman, namun lonjakan permintaan membuat antrean diperkirakan masih berlanjut.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Zubir | Kota Langsa 

SERAMBINEWS.COM, KOTA LANGSA - Meski pemerintah melalui Pertamina telah mengimbau agar masyarakat tidak termakan isu kekosongan BBM atau panic buying, SPBU di Kota Langsa masih diserbu warga.

Kondisi itu bahkan telah berlangsung dua hari atau sejak sehari sebelumnya, menyusul beredarnya informasi hoaks akan terjadi kelangkaan BBM paskaperang Iran dan Israel-AS. 

Informasi diperoleh Serambinews.com, Jumat (6/3/2026), sejak pagi tadi, ratusan, bahkan mungkin seribuan kendaraan roda dua dan empat mengantre di semua SPBU di daerah ini.

Masyarakat berduyun-duyun rela mengantre untuk mendapatkan BBM karena khawatir atas isu beredar akan terjadi kelangkaan BBM, paska pecahnya perang di Timur Tengah sepekan terakhir ini. 

Bahkan, seperti SPBU yang buka 24 jam di Jalan Medan - Banda Aceh yaitu SPBU Matang Seulimeng, SPBU Alue Dua, dan lainnya sejak kemarin hingga menjelang sahur masih dipenuhi antrean kendaraan. 

Antrean kendaraan roda dua dan roda empat terutama di SPBU Matang Seulimeng mengular panjang kurang lebih 1 km di jalan lintas nasional.

Baca juga: Wanita Ini Dinikahi Dua Pria Asing Sekaligus, Mahar Capai Rp1 Miliar

Kondisi itu mengakibatkan kemacetan atau terganggunya jalur lintas antar provinsi ini di sekitar SPBU tersebut

Bahkan pada Kamis malam kendaraan seperti bus dari Medan ke Banda Aceh dialihkan masuk ke Jalan A Yani Langsa

Sebab jalan di sekitar SPBU Matang Seulimeng mulai susah dilalui mobil besar dengan padatnya kendaraan roda dua dan empat yang mengantre. 

Semua SPBU di Langsa Diserbu Pengendara

Pasca perang antara negara Iran dan Israel - America Serikat, kini mulai memunculkan kekhawatiran masyarakat luas, tidak terkecuali Kota Langsa.

Apalagi selama berapa hari ini, Iran telah memblokir jalur lintas di Selat Hormuz, yang selama ini banyak digunakan oleh kapal tangker pembawa bahan bakar minyak atau BBM berbagai negara. 

Baca juga: Jangan Panic Buying BBM, Ingat Timbun BBM Bisa Dipenjara Serta Denda Capai Rp60 Miliar

Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) baik di Jalan Majid Ibrahim Jalan Lintas Medan Banda Aceh, SPBU Harapan di Jalan A Yani Langsa, SPBU di Alue Pineung, SPBU Alue Dua, sejak Kami (5/3/2026) pagi ini telah diserbu pengendara roda dua dan empat. 

Antrean panjang pun  tidak terelakan tampak mulai mengular di jalan umum sekitar SPBU di daerah ini, sehingga petugas Dishub Langsa maupun petugas SPBU terpaksa turun mengatus arus lalu lintas tetap tertib.  

Kondisi tersebut mengingatkan kejadian yang sama berapa waktu lalu pascabencana banjir, yang waktu itu semua SPBU tak ada yang lewong atau sunyi yaitu semua dipenuhi antrean ratusan kendaraan masyarakat. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved