Minggu, 19 April 2026

Berita Banda Aceh

Jelang Lebaran, Bulog Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng di Aceh Aman

“Dengan stok beras yang kuat serta dukungan pasokan minyak goreng melalui kebijakan DMO, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pangan.

|
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Nurul Hayati
Foto/Humas Bulog Aceh/Serambinews.co/HO
Penampakan stok beras di Gudang Bulog Aceh yang berada di Aceh Besar. 

Ringkasan Berita:
  • Perum BULOG memastikan stok pangan pokok, khususnya beras dan minyak goreng, dalam kondisi aman dan mencukupi hingga akhir tahun.
  • Stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) Aceh mencapai 54.378 ton, sementara stok nasional sekitar 3,74 juta ton dan diproyeksikan naik menjadi 4,5–5 juta ton pada akhir Maret.
  • Pasokan minyak goreng juga terjamin melalui kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) dari Kementerian Perdagangan, dengan alokasi sekitar 46 juta liter Minyakita per bulan untuk BULOG.

Laporan wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nasir I Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Perum Bulog memastikan ketersediaan stok pangan pokok, khususnya beras dan minyak goreng dalam kondisi sangat aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun. 

Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan (panic buying), termasuk dalam menghadapi momentum hari besar keagamaan maupun dinamika situasi geopolitik global.

Pemimpin Wilayah Perum BULOG Aceh, Ihsan menyampaikan per hari ini, stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikuasai Perum Bulog Aceh mencapai 54.378  ton. 

Jumlah tersebut diproyeksikan akan terus meningkat seiring dengan kegiatan penyerapan gabah dan beras dalam negeri yang tengah berlangsung di semua daerah di Kab/Kota Provinsi Aceh.

“Stok beras yang dikuasai Bulog Aceh saat ini berada pada level yang sangat kuat, yakni sekitar 54.378 ton. Dengan adanya panen di berbagai daerah serta upaya penyerapan yang terus kami lakukan, sedangkan untuk stok beras secara Nasional sebesar 3,74 juta ton yang diproyeksikan stok tersebut akan meningkat dan pada akhir Maret dapat mencapai kisaran 4,5 hingga 5 juta ton,” ujarnya.

Selain ketersediaan beras, BULOG juga memastikan pasokan minyak goreng tetap terjaga.

Hal ini didukung oleh kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) dari Kementerian Perdagangan yang menetapkan alokasi bagi Bulog sekitar 46 juta liter Minyakita setiap bulan.

Dengan kondisi tersebut, Bulog memastikan bahwa ketersediaan beras dan minyak goreng untuk masyarakat dalam kondisi aman dan terjamin hingga akhir tahun.

“Dengan stok beras yang kuat serta dukungan pasokan minyak goreng melalui kebijakan DMO, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pangan. Kami memastikan pasokan tetap tersedia dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” tambah Ahmad Rizal Ramdhani.

Baca juga: Pemkab Nagan Raya Dukung Bulog Buka Gudang Penyimpanan di Blang Sapek, Upaya Serap Gabah Petani

Selain dua komoditas utama tersebut, ketersediaan bahan pokok lainnya juga terpantau mencukupi.

Berdasarkan pemantauan di lapangan, harga berbagai komoditas sembako relatif stabil dan terkendali di pasaran.

Sehubungan dengan itu, masyarakat diimbau untuk tetap berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan.

“Tidak perlu ada kepanikan di masyarakat. Stok pangan nasional dalam kondisi aman dan pemerintah terus memastikan ketersediaannya. Kami mengajak masyarakat Aceh untuk tetap tenang dan berbelanja secara wajar,” tutupnya.

Bulog bersama pemerintah terus melakukan berbagai langkah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, termasuk melalui penguatan distribusi, penyerapan produksi dalam negeri, serta pelaksanaan berbagai program stabilisasi pangan.(*)

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved