Kamis, 16 April 2026

Banjir Landa Aceh

Tumpukan Kayu Sisa Banjir Mengering dan Terbakar, Damkar Aceh Tamiang Buka Layanan Pengaduan

“Di Tanjungkarang lokasinya dekat pesantren yang sempat viral karena dipenuhi kayu,” kata Ilham melalui Plt Kabid Damkar, Doni Indrawan, Senin.

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/HO/Serambinews.co/HO
KEBAKARAN - Petugas memadamkan api yang membakar tumpukan kayu sisa banjir di Tanjungkarang, Aceh Tamiang, beberapa waktu lalu. 

Ringkasan Berita:
  • DPKP Aceh Tamiang membuka layanan pengaduan siaga bencana kebakaran untuk mencegah kebakaran rumah, lahan & tumpukan kayu sisa banjir.
  • Dalam 1 pekan terakhir, terjadi 2 kasus kebakaran di tumpukan kayu bekas banjir di Kampung Kotalintang (Kota Kualasimpang) & Kampung Tanjungkarang (Karangbaru).
  • Lokasi Tanjungkarang sempat viral karena dipenuhi kayu dekat pesantren. Proses pemadaman sulit karena api sudah membentuk bara sehingga pendinginan harus hati-hati agar tidak muncul kebakaran susulan.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Aceh Tamiang membuka layanan pengaduan siaga bencana kebakaran.

Masyarakat diimbau menggunakan layanan ini untuk mencegah kebakaran rumah, lahan, termasuk tumpukan sisa kayu banjir.

Plt Kadis Damkar dan Penyelamatan Aceh Tamiang, Ilham Malik mengungkapkan dalam sepekan terakhir sudah dua kali terjadi kasus kebakaran di tumpukan kayu bekas banjir.

Lokasi ini terletak di Kampung Kotalintang, Kecamatan Kota Kualasimpang dan Kampung Tanjungkarang, Kecamatan Karangbaru.

“Di Tanjungkarang lokasinya dekat pesantren yang sempat viral karena dipenuhi kayu,” kata Ilham melalui Plt Kabid Damkar, Doni Indrawan, Senin (9/3/2026).

Doni menyampaikan proses pemadaman api membutuhkan perjuangan keras karena api sudah membentuk bara. 

“Proses pendinginan harus betul-betul diperhatikan, karena sewaktu-waktu bisa memicu kebakaran susulan,” ungkapnya.

Baca juga: Ramadan di Depan Mata, Rumah Warga Pijay Masih Terkubur Lumpur Sisa Banjir

Ada beberapa faktor terjadinya kebakaran di lahan yang dipenuhi tumpukan kayu sisa banjir.

Faktor paling utama merupakan suhu tinggi yang melanda Aceh Tamiang dalam sepekan terakhir.

Suhu terik ini berpotensi menjadikan percikan api kecil menjadi kebakaran besar.

Doni Indrawan menyampaikaan layanan pengaduan yang mereka sediakan bagian dari tanggung jawab mencegah dini kebakaran.

Nomor ini sebelumnya memang sudah tersedia dalam bentuk Layanan Siaga Kebencanaan (Lagak).

Dalam kesempatan itu DPKP Aceh Tamiang mengeluarkan imbauan berupa jangan membakar sampah dan lahan sembarangan, cek instalasi kompor dan listrik dengan aman, jangan buang puntung rokok, awasai api terbuka dan lilin, jauhkan bahan mudah terbakar dan hemat penggunaan listrik. (*)

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved