Jumat, 24 April 2026

Banjir Landa Aceh

Pembangunan Jembatan Bailey di Blang Reubek-Aceh Utara Rampung, Kapasitas 20 Ton

‎Menurut Kapten Zulkhaizir, jembatan Bailey ini memiliki panjang 30 meter dan lebar 4,5 meter, serta mampu menahan beban hingga 20 ton.

|
Penulis: Saiful Bahri | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/HO/Serambinews.co/HO
Prosesi peusijuk jembatan bailey di Desa Blang Reubek, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara. 
Ringkasan Berita:
  • TNI Angkatan Darat berhasil menyelesaikan pembangunan jembatan darurat tipe Bailey di Desa Blang Reubek, Lhoksukon, Aceh Utara, yang rusak akibat banjir besar November 2025.
  • Rampungnya jembatan ditandai dengan syukuran dan prosesi peusijuk bersama masyarakat pada Jumat (3/4/2026).
  • Spesifikasi jembatan: panjang 30 meter, lebar 4,5 meter, mampu menahan beban hingga 20 ton.
  • Jembatan ini menghubungkan sekitar 15 desa serta mendukung akses ke pusat kecamatan, fasilitas kesehatan, dan pusat ekonomi.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Saiful Bahri I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - TNI Angkatan Darat kembali menyelesaikan pembangunan jembatan darurat tipe bailey yang menghubungkan sejumlah desa di Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara.

Untuk diketahui, jembatan yang berada di Desa Blang Reubek Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara tersebut sebelumnya rusak parah akibat diterjang banjir besar pada akhir November 2025 lalu.

Sedangkan atas rampungnya jembatan tersebut, maka pada Jumat (3/4/2026) pagi, TNI bersama masyarakat menggelar syukuran yang ditandai dengan adanya prosesi peusijuk.

Komandan Kodim 0103/Aceh Utara, Letkol Arh Jamal Dani Arifin SSos MMDS melalui ‎Danramil 08 Lhoksukon, Kapten Infanteri Zulkhaizir, menjelaskan ‎negara melalui TNI Angkatan Darat pastinya terus hadir untuk memulihkan akses masyarakat di wilayah terdampak bencana. 

"Jadi Kehadiran jembatan ini menjadi solusi penting bagi warga yang selama inu mengalami kesulitan mobilitas," katanya.

‎Menurut Kapten Zulkhaizir, jembatan Bailey ini memiliki panjang 30 meter dan lebar 4,5 meter, serta mampu menahan beban hingga 20 ton.

Untuk pembangunan jembatan, melibatkan personel TNI dari Yonzipur 16, Yonzipur 6, Koramil 08 Lhoksukon, Kodim 0103 Aceh Utara, serta Brigif 25 Siwah.

‎‎Ia berharap jembatan ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat dari sejumlah desa, seperti Blang Reubek, Blang Aman, Mata Ie, Mata U, dan lainnya.

"Dengan rampungnya jembatan ini, pastinya akan mendukung aktivitas sosial, ekonomi, hingga akses menuju pusat kecamatan," tegasnya.

Baca juga: Kasus Komplotan Spesialis Pembobolan Ruko yang Viral, Hakim PN Lhoksukon Sudah 3 Kali Tunda Sidang

Warga juga diimbau menjaga jembatan dan mematuhi aturan agar dapat digunakan dalam jangka waktu lama.

‎Sementara itu, Kepala Desa Blang Reubek, Zulkarnaeni, menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas pembangunan jembatan tersebut.

‎Menurutnya, jembatan ini menghubungkan sekitar 15 desa dan menjadi jalur utama masyarakat untuk menuju fasilitas kesehatan, pusat ekonomi, serta memenuhi kebutuhan sehari-hari.(*)

 


 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved