Banjir Landa Aceh
Pembangunan Jembatan Bailey di Blang Reubek-Aceh Utara Rampung, Kapasitas 20 Ton
Menurut Kapten Zulkhaizir, jembatan Bailey ini memiliki panjang 30 meter dan lebar 4,5 meter, serta mampu menahan beban hingga 20 ton.
Penulis: Saiful Bahri | Editor: Nurul Hayati
Ringkasan Berita:
- TNI Angkatan Darat berhasil menyelesaikan pembangunan jembatan darurat tipe Bailey di Desa Blang Reubek, Lhoksukon, Aceh Utara, yang rusak akibat banjir besar November 2025.
- Rampungnya jembatan ditandai dengan syukuran dan prosesi peusijuk bersama masyarakat pada Jumat (3/4/2026).
- Spesifikasi jembatan: panjang 30 meter, lebar 4,5 meter, mampu menahan beban hingga 20 ton.
- Jembatan ini menghubungkan sekitar 15 desa serta mendukung akses ke pusat kecamatan, fasilitas kesehatan, dan pusat ekonomi.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Saiful Bahri I Lhokseumawe
SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - TNI Angkatan Darat kembali menyelesaikan pembangunan jembatan darurat tipe bailey yang menghubungkan sejumlah desa di Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara.
Untuk diketahui, jembatan yang berada di Desa Blang Reubek Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara tersebut sebelumnya rusak parah akibat diterjang banjir besar pada akhir November 2025 lalu.
Sedangkan atas rampungnya jembatan tersebut, maka pada Jumat (3/4/2026) pagi, TNI bersama masyarakat menggelar syukuran yang ditandai dengan adanya prosesi peusijuk.
Komandan Kodim 0103/Aceh Utara, Letkol Arh Jamal Dani Arifin SSos MMDS melalui Danramil 08 Lhoksukon, Kapten Infanteri Zulkhaizir, menjelaskan negara melalui TNI Angkatan Darat pastinya terus hadir untuk memulihkan akses masyarakat di wilayah terdampak bencana.
"Jadi Kehadiran jembatan ini menjadi solusi penting bagi warga yang selama inu mengalami kesulitan mobilitas," katanya.
Menurut Kapten Zulkhaizir, jembatan Bailey ini memiliki panjang 30 meter dan lebar 4,5 meter, serta mampu menahan beban hingga 20 ton.
Untuk pembangunan jembatan, melibatkan personel TNI dari Yonzipur 16, Yonzipur 6, Koramil 08 Lhoksukon, Kodim 0103 Aceh Utara, serta Brigif 25 Siwah.
Ia berharap jembatan ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat dari sejumlah desa, seperti Blang Reubek, Blang Aman, Mata Ie, Mata U, dan lainnya.
"Dengan rampungnya jembatan ini, pastinya akan mendukung aktivitas sosial, ekonomi, hingga akses menuju pusat kecamatan," tegasnya.
Baca juga: Kasus Komplotan Spesialis Pembobolan Ruko yang Viral, Hakim PN Lhoksukon Sudah 3 Kali Tunda Sidang
Warga juga diimbau menjaga jembatan dan mematuhi aturan agar dapat digunakan dalam jangka waktu lama.
Sementara itu, Kepala Desa Blang Reubek, Zulkarnaeni, menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas pembangunan jembatan tersebut.
Menurutnya, jembatan ini menghubungkan sekitar 15 desa dan menjadi jalur utama masyarakat untuk menuju fasilitas kesehatan, pusat ekonomi, serta memenuhi kebutuhan sehari-hari.(*)
| Diterjang Banjir Puluhan Dapur Bata di Bireuen Hancur, Warga Menjerit Minta Dukungan Pemerintah |
|
|---|
| Banjir Luapan Kepung Pidie Jaya, Jalan Nasional Terganggu Hingga Mobil Terjebak |
|
|---|
| Empat Bulan Pascabanjir, Aceh Tamiang Masih Krisis Air Bersih |
|
|---|
| Dua Jembatan Ambruk Akibat Banjir di Aceh Singkil belum Tersentuh |
|
|---|
| Protes Data Jadup dan Huntara, Warga Geruduk Kantor Reje |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Prosesi-peusijuk-jembatan-bailey-di-Desa-Blang-Reubek-Kecamatan-Lhoksukon-Aceh-Utara.jpg)