Rabu, 10 Juni 2026

Berita Pidie

Volume Sampah di Pidie Meningkat Selama Ramadan

Jika pada hari biasa berkisar 30–35 ton per hari, maka pada bulan puasa dapat mencapai sekitar 30 hingga 45 ton per hari

Tayang:
Editor: Nur Nihayati
SERAMBINEWS.COM
Wisatawan lokal menikmati Pantai Pelangi Kota Sigli, Pidie pada sore hari. Kondisi jalanan di ibu kota Kabupaten Pidie tetap bersih dan nyaman. 

Jika pada hari biasa berkisar 30–35 ton per hari, maka pada bulan puasa dapat mencapai sekitar 30 hingga 45 ton per hari

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Selama bulan Ramadan 2026, volume sampah di Kabupaten Pidie meningkat rata-rata 10 ton per hari.

Pada hari biasanya, volume sampah 30-35 ton  kini menjadi 35 hingga 45 ton per hari. Sampah tersebut didominasi oleh limbah kelapa muda.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pidie, Firman Maulana, S.STP M.Si mengakui selama bulan Ramadhan terjadi peningkatan volume sampah yang cukup signifikan dibandingkan hari biasa.

“Iya selama Ramadhan volume sampah meningkat. Selama Ramadhan volume sampah meningkat hingga sekitar 50 persen. 

Jika pada hari biasa berkisar 30–35 ton per hari, maka pada bulan puasa dapat mencapai sekitar 30 hingga 45 ton per hari,” ujarnya, Senin (9/3/2026)

Menurutnya, peningkatan tersebut dipicu oleh aktivitas rumah tangga serta maraknya pedagang musiman yang menjajakan makanan berbuka puasa di berbagai titik kota. 

Akan tetapi sebutnya, kondisi kebersihan Kota Sigli tetap terjaga berkat kerja keras petugas kebersihan yang setiap hari menyapu jalan serta armada pengangkut sampah yang terus beroperasi.

“Petugas kami tetap siaga. Kami terus berupaya menjaga kebersihan kota agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan nyaman. Kebersihan kota ini juga menjadi tanggung jawab bersama,” katanya.

Sejumlah warga juga merasakan langsung perubahan suasana kota selama bulan Ramadhan. 

Samsul (42), warga Sigli, menilai kebersihan kota membuat aktivitas ibadah dan kegiatan malam Ramadhan terasa lebih nyaman.

“Saat malam, kota terlihat bersih. lampu jalan menyala dan masjid ramai. Kota terasa hidup tapi tetap bersih. Ini bagus untuk citra kota kita,” katanya.

Sementara itu, di Dinas Lingkungan Hidup Pidie saat ini untuk menjaga dan personel terlibat melakukan pembersihan didukung antara lain ada 128 penyapu jalan tersebar di Sigli, Grong-grong, Padang Tiji, Indrajaya hingga Beureuenun.

Selanjutnya juga ada 7 armada truk terus bekerja setiap hari. Untuk sampah limbah buah kelapa muda kerap mendominasi selama Ramadhan, pihaknya menangani secara khusus sehingga tidak bercampur sampah lainnya. 

Di samping itu diharapkan masyarakat senantiasa menjaga kebersihan lingkungan agar tetap bersih dan nyaman. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved