Berita Aceh Timur
58 Huntara di Banda Alam Dikebut, Warga Terdampak Banjir Akan Segera Pindah
Dari total 58 unit Huntara yang direncanakan dikawasan itu, 40 unit telah selesai berdiri, sementara 18 unit lagi sisanya sedang dalam tahap
Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Nur Nihayati
Ringkasan Berita:
- Pemerintah Kabupaten Aceh Timur menargetkan pembangunan 58 unit Hunian Sementara (Huntara) di Gampong Blang Rambong, Kecamatan Banda Alam, rampung total, menjelang lebaran Idul Fitri.
- Langkah ini diambil guna memastikan warga terdampak banjir dapat merayakan lebaran dengan hunian yang lebih banyak.
- Dari total 58 unit Huntara yang direncanakan dikawasan itu, 40 unit telah selesai berdiri, sementara 18 unit lagi sisanya sedang dalam tahap pengerjaan intensif.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Maulidi Alfata | Aceh Timur
SERAMBINEWS.COM, IDI - Pemerintah Kabupaten Aceh Timur menargetkan pembangunan 58 unit Hunian Sementara (Huntara) di Gampong Blang Rambong, Kecamatan Banda Alam, rampung total, menjelang lebaran Idul Fitri.
Langkah ini diambil guna memastikan warga terdampak banjir dapat merayakan lebaran dengan hunian yang lebih banyak.
Dari total 58 unit Huntara yang direncanakan dikawasan itu, 40 unit telah selesai berdiri, sementara 18 unit lagi sisanya sedang dalam tahap pengerjaan intensif.
Secara keseluruhan, progres Huntara di wilayah Aceh Timur telah menyentuh angka 80 persen, namun letak geografis yang berada di pedalaman menjadi tantangan tersendiri bagi para pekerja.
"Kendala utama ada pada distribusi material menuju titik-titik pedalaman.
Baca juga: Memprihatinkan, 2.326 Warga Korban Banjir Aceh Timur Masih Tinggal di Tenda Pengungsian
Namun, kami bersama BNPB terus mendorong vendor untuk memacu pengerjaan, targetnya jelas sebelum hari raya semua harus tuntas," papar Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Alfarlaky.
Bupati mengingatkan masyarakat untuk bersikap kritis terhadap kualitas bangunan yang mereka terima.
Ia meminta warga segera melapor jika menemukan kerusakan fisik pada hunian yang baru dibangun.
"Jika ada atap yang bocor, dinding rusak, atau kondisi lain yang membuat rumah tidak layak huni, segera sampaikan komplain kepada vendor agar langsung diperbaiki," ujarnya.
Selain mengecek fisik bangunan, kunjungan ini juga menjadi momen distribusi bantuan langsung bagi kelompok rentan.
Pemerintah menyalurkan bantuan kursi roda bagi lansia yang sakit, serta sembako dan santunan bagi anak yatim di sekitar lokasi bencana.
Bagi warga yang merasa rumahnya rusak akibat banjir namun belum masuk dalam pendataan, Al-Farlaky juga membuka ruang usulan susulan melalui mekanisme laporan ke Keuchik dan Camat.
Program rehabilitasi dan rekonstruksi ini dipastikan akan berjalan secara bertahap selama tiga tahun ke depan.
"Untuk dana stimulus bagi korban banjir yang datanya sudah diverifikasi (clear and clean), pencairan direncanakan akan dilakukan melalui rekening BSI dalam pekan ini," jelasnya.(*)
Baca juga: Tutup PASE Fest 2026, Begini Ungkapan Apresiasi dan Harapan Sekdako Lhokseumawe pada Bank Indonesia
Huntara
Banda Alam
Daerah terdampak banjir di Aceh
Pengungsi Terdampak Banjir
Masyarakat Terdampak Banjir
Aceh Timur
Bupati Aceh Timur
Iskandar Al Farlaky
Serambinews.com
| Lansia Pengidap Pikun di Aceh Timur Ditemukan Terapung di Sungai |
|
|---|
| Menuju Birokrasi Modern, Aceh Timur Berlakukan Kebijakan WFH Tiap Jumat |
|
|---|
| 62 Peserta Didik SMA Negeri 1 Peureulak Lulus di SPAN PTKIN 2026 |
|
|---|
| 523 Murid SMA dan SMK di Aceh Timur Lulus SNBP, Meningkat Dibanding 2025 |
|
|---|
| Warga Idi Rayeuk Ditangkap Polisi, 12 Paket Sabu Diamankan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/aceh-timur-1003.jpg)