Minggu, 19 April 2026

Berita Banda Aceh

Tinjau Huntara di Pidie Jaya, Satgas PRR Minta Pembangunan Rampung Tiga Hari

Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah Huntara yang dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum di kawasan Pohroh.

Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Faisal Zamzami
Serambinews.com/HO
MENINJAU HUNTARA – Kepala Posko Wilayah Satgas Penanganan Pascabencana dan Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Aceh, Safrizal ZA, meninjau langsung sejumlah lokasi huntara yang dibangun untuk masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Pidie Jaya, Rabu (11/3/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Kepala Posko Wilayah Satgas Penanganan Pascabencana dan Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Aceh, Safrizal ZA, meninjau langsung sejumlah lokasi huntara yang dibangun untuk masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Pidie Jaya
  • Peninjauan dilakukan guna memastikan kesiapan fasilitas hunian serta mempercepat proses relokasi masyarakat yang masih berada di pengungsian.
  • Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah Huntara yang dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum di kawasan Pohroh. 

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Rianza Alfandi | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Kepala Posko Wilayah Satgas Penanganan Pascabencana dan Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Aceh, Safrizal ZA, meninjau langsung sejumlah lokasi hunian sementara (huntara) yang dibangun untuk masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Pidie Jaya, Rabu (11/3/2026).

Peninjauan dilakukan guna memastikan kesiapan fasilitas hunian serta mempercepat proses relokasi masyarakat yang masih berada di pengungsian.

Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah Huntara yang dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum di kawasan Pohroh. 

Dari total unit yang tersedia, saat ini sebanyak 18 unit telah dihuni oleh masyarakat terdampak, sementara 49 unit lainnya direncanakan mulai ditempati oleh warga pada hari berikutnya.

Dirjen Bina Adwil Kemendagri itu menekankan pentingnya percepatan pemanfaatan hunian sementara agar masyarakat dapat segera tinggal di tempat yang lebih layak dan aman.

“Kita ingin memastikan masyarakat terdampak tidak terlalu lama berada di pengungsian darurat. Huntara yang sudah siap harus segera dimanfaatkan sehingga warga bisa tinggal lebih nyaman sambil menunggu pembangunan hunian tetap,” ujar Safrizal, Kamis (12/3/2026).

Baca juga: Wagub Aceh Buka Puasa Bersama Korban Bencana di Huntara Pidie Jaya


Selain itu, Safrizal juga meninjau Huntara di kawasan Gedung Serbaguna Pidie Jaya. Pada kesempatan tersebut, ia meminta agar proses penyelesaian pembangunan huntara dapat dipercepat.

Safrizal menegaskan bahwa pembangunan huntara tersebut harus dapat diselesaikan dalam waktu dekat agar segera bisa ditempati oleh masyarakat.

“Saya minta pembangunan huntara ini dapat diselesaikan dalam tiga hari ke depan sehingga masyarakat yang masih berada di pengungsian dapat segera dipindahkan ke tempat yang lebih layak,” tegasnya.

Menurut Safrizal, percepatan pembangunan dan pemanfaatan huntara merupakan langkah penting dalam fase rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. 

Hal ini sekaligus menunjukkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta lembaga kemanusiaan dalam membantu masyarakat terdampak.

Ia juga mendorong pemerintah daerah untuk terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak agar proses relokasi masyarakat berjalan lancar.

“Kita harus bergerak cepat dan bersama-sama. Semangat gotong royong antara pemerintah, lembaga kemanusiaan, dan masyarakat menjadi kunci untuk mempercepat pemulihan pascabencana di Pidie Jaya,” pungkasnya.

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved