Breaking News
Kamis, 23 April 2026

Aspembas Pererat Kebersamaan Pedagang Mobil Bekas dan Santuni Puluhan Anak Yatim

Dalam kesempatan tersebut, Aspembas juga memberikan santunan kepada 30 anak yatim yang berasal dari Banda Aceh dan Aceh Besar.

Editor: IKL
for serambinews
Sekjen Aspembas, Muhammad Aidil, S.Pd.I., M.Pd., Gr didampingi pengurus melakukan sesi wawancara, Jumat (13/3/2026) 

BANDA ACEH – Asosiasi Penjual Mobil Bekas (Aspembas) Banda Aceh dan Aceh Besar menggelar kegiatan buka puasa bersama sekaligus santunan anak yatim, kegiatan tersebut berlangsung di Warung Nasi Lem Bakri, Jumat (13/3/2026).

Sekjen Aspembas, Muhammad Aidil, S.Pd.I.,M.Pd.,Gr. mengatakan kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang selalu dilaksanakan oleh asosiasi sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat, khususnya anak-anak yatim.

“Alhamdulillah, agenda buka puasa bersama dan santunan anak yatim tahun ini kembali dapat terlaksana dengan baik. Ini merupakan kegiatan rutin Aspembas setiap bulan Ramadhan,” ujar Aidil didampingi sejumlah pengurus.

Ia menyebutkan, kegiatan tersebut dihadiri hampir 400 anggota Aspembas, yang terdiri dari pedagang mobil bekas hingga para agen dari wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar.

Dalam kesempatan tersebut, Aspembas juga memberikan santunan kepada 30 anak yatim yang berasal dari Banda Aceh dan Aceh Besar.

Menurut Aidil, selain sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan buka puasa bersama juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antar anggota asosiasi.

“Agenda ini menjadi ajang memperkuat kebersamaan dan kekompakan seluruh pedagang mobil bekas yang tergabung dalam Aspembas. Harapannya, kebersamaan ini membawa keberkahan bagi seluruh anggota di tahun 2026 dan seterusnya,” katanya.

Ia menambahkan, selain kegiatan Ramadhan, Aspembas juga rutin menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW setiap tahun sebagai bagian dari agenda keagamaan asosiasi.

Aidil juga mengungkapkan bahwa dalam beberapa waktu terakhir, kondisi penjualan mobil bekas di Aceh menunjukkan tren positif.

“Alhamdulillah, minat dan antusias pembeli mobil bekas saat ini meningkat. Para pedagang merasa cukup bahagia dengan kondisi pasar,” ujarnya.

Ia juga menilai bahwa bencana yang sempat terjadi di Aceh beberapa waktu lalu tidak memberikan dampak signifikan terhadap penjualan mobil bekas di daerah tersebut.

“Kami melihat tidak ada efek berarti terhadap penjualan mobil bekas. Aktivitas jual beli tetap berjalan baik,” pungkasnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved