Banjir Landa Aceh
11 Ribu Ekor Sapi Mati di Aceh Tamiang, Peternak Berharap Bantuan Stimulan Banjir Bandang
"Kami sudah didata, hasil akhirnya ada 11 ribu ekor sapi milik peternak yang mati ketika banjir kemarin," kata Amran, warga Kejuruanmuda, Aceh Tamiang
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Nurul Hayati
Ringkasan Berita:
- Peternak sapi di Aceh Tamiang mengalami keterpurukan pascabanjir bandang 26 November 2025 yang menewaskan sekitar 11 ribu ekor sapi.
- Banyak peternak kehilangan seluruh ternaknya dan kini kesulitan menyediakan tempat serta pakan bagi sapi yang masih hidup.
- Awalnya ada bantuan pakan dari relawan, namun kini sudah tidak lagi tersalurkan.
- Peternak berharap adanya bantuan pemulihan dari pemerintah karena kerugian tidak hanya berdampak pada ekonomi mereka, tetapi juga pada stok pangan daerah.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang
SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Peternak sapi di Aceh Tamiang dihantui keterpurukan, pascabanjir bandang pada 26 November 2025.
Ancaman kebangkrutan ini tidak terlepas dengan fakta 11 ribu ekor sapi milik peternak mati.
"Kami sudah didata, hasil akhirnya ada 11 ribu ekor sapi milik peternak yang mati ketika banjir kemarin," kata Amran, warga Kejuruanmuda, Aceh Tamiang, Sabtu (14/3/2026).
Tak sedikit peternak mengalami kerugian 100 persen, artinya seluruh sapi yang dimiliki sudah tak bersisa akibat hantaman gelombang banjir.
Mirisnya untuk sapi yang hidup peternak juga sudah tidak memiliki tempat layak.
Begitu juga areal sapi mencari makan juga sudah sangat minim akibat hamparan rumput sudah rusak tertimbun lumpur.
"Semuanya kering, kami nggak tahu harus bagaimana menangani sapi," ucapnya.
Diakuinya di awal pascabanjir ada beberapa relawan yang memberikan perhatian dengan memberikan pakan ternak.
Bantuan ini sangat membantu karena stok pakan sudah minus dan kondisi sapi banyak yang sakit.
Namun seiring waktu berjalan, bantuan ini sudah tidak tersalurkan.
"Kami berharap ada bantuan pemulihan, kami merasa kok kurang mendapat perhatian," ungkapnya.
Bantuan ini dinilai bukan hanya untuk membantu perekonomian peternak, tapi juga untuk memenuhi kebutuhan pangan di Aceh.
Diketahui Aceh Tamiang kesulitan memenuhi stok sapi meugang program Presiden RI Prabowo karena minimnya populasi sapi.
Situsi genting ini baru teratasi setelah belanja sapi dialihkan ke Sumatera Utara. (*)
Ternak Mati
Sapi Mati
kasus sapi mati
banjir bandang dan longsor
Aceh Tamiang
Serambinews.com
Serambinews
| Jembatan Wih Kanis Tak Kunjung Diperbaiki, Anggota DPRA Tagih Janji Kemen-PU |
|
|---|
| Jangkau Titik Kebakaran Sisa Kayu Banjir di Aceh Tamiang, Mesin Damkar Diseberangkan Pakai Perahu |
|
|---|
| Pemerintah Akui Sulit Bersihkan Lumpur |
|
|---|
| Dilanda Hujan, Huntara Korban Banjir di Langkahan-Aceh Utara Terendam Air |
|
|---|
| Korban Banjir Bireuen Mulai Menerima Bantuan Jadup |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/TERNAK-KURBAN-Ilustrasi-ketersediaan-hewan-ternak-kurban.jpg)