Breaking News
Senin, 13 April 2026

Sabang

Dirut RSUD Sabang Dicopot, Pejabat Terkait Pilih Bungkam

Pergantian pimpinan di RSUD Kota Sabang mulai mencuat setelah beredarnya pesan pamitan dari Direktur RSUD Sabang...

Penulis: Aulia Prasetya | Editor: Eddy Fitriadi
Serambinews.com/Aulia Prasetya
RSUD - Suasana depan RSUD Kota Sabang, Selasa (10/3/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Isu pergantian pimpinan mencuat di RSUD Kota Sabang setelah direktur sebelumnya, dr. Cut Meutia, menyampaikan pesan pamitan kepada pegawai.
  • dr. Aqmar Mubarak Phoenna disebut telah ditunjuk sebagai Plt Direktur sejak 10 Maret 2026.
  • Namun hingga kini Pemerintah Kota Sabang belum memberikan penjelasan resmi terkait pergantian tersebut.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Aulia Prasetya | Sabang

SERAMBINEWS.COM, SABANG - Pergantian pimpinan di RSUD Kota Sabang mulai mencuat setelah beredarnya pesan pamitan dari Direktur RSUD Sabang, dr. Cut Meutia, di kalangan internal rumah sakit beberapa waktu lalu.

Dalam pesan tersebut, dr. Cut Meutia menyampaikan ucapan terima kasih sekaligus pamitan kepada jajaran pegawai. Namun hingga kini, Senin (16/3/2026) belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Kota Sabang terkait pemberhentian maupun alasan pergantian jabatan tersebut.

Sejumlah pejabat terkait yang dikonfirmasi Serambinews.com juga belum memberikan penjelasan terbuka. Beberapa di antaranya memilih tidak berkomentar ketika dimintai tanggapan terkait isu pencopotan direktur rumah sakit tersebut.

Situasi ini memunculkan kesan saling melempar tanggung jawab di antara pihak-pihak terkait, sementara penjelasan resmi mengenai pergantian pimpinan RSUD Sabang masih belum disampaikan kepada publik.

Di tengah kabar tersebut, sebagian masyarakat justru menilai pergantian pimpinan rumah sakit memang perlu dilakukan sebagai upaya pembenahan pelayanan.

Andi Armi, warga Gampong Ie Meule, mengatakan selama ini pelayanan di rumah sakit masih menyisakan sejumlah keluhan dari masyarakat.

“Kalau memang diganti, semoga ke depan pelayanan bisa lebih baik. Selama ini banyak juga masyarakat yang mengeluh soal pelayanan di rumah sakit,” ujarnya.

Sementara itu, dr. Aqmar Mubarak Phoenna yang dikonfirmasi membenarkan bahwa dirinya telah menerima surat penunjukan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Kota Sabang sejak 10 Maret 2026.

Meski telah menerima penunjukan tersebut, Aqmar mengatakan hingga kini belum ada jadwal serah terima jabatan dengan pimpinan sebelumnya.

“Belum ada serah terima jabatan sampai saat ini,” ujarnya singkat.

Ia menambahkan, untuk sementara dirinya akan fokus pada peningkatan pelayanan rumah sakit, terutama pada layanan kegawatdaruratan.

Di sisi lain, Ketua Komisi IV DPRK Sabang yang membidangi kesehatan, Muhammad Ridwan, mengaku pihaknya belum menerima surat resmi terkait pemberhentian atau pergantian Direktur RSUD Sabang.

Menurutnya, secara administrasi belum ada surat yang masuk ke DPRK Sabang mengenai perubahan pimpinan di rumah sakit tersebut.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved