Kamis, 23 April 2026

Berita Bireuen

Arus Balik Lebaran, Rekayasa Lalu Lintas di Kutablang Kurangi Antrean Panjang

Antrean kendaraan biasanya berlangsung antara 20 hingga 30 menit, namun bisa lebih lama jika sedang dilakukan perbaikan.

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Faisal Zamzami
SERAMBINEWS.COM/YUSMANDIN IDRIS
ARUS MUDIK – Arus mudik lebaran di jembatan Kutablang Bireuen, Selasa (24/3/2026) lancar dan tetap antrian melintasi jembatan tersebut. 

 

Ringkasan Berita:
  • Arus balik mudik Lebaran usai perayaan Idul Fitri 1447 H/2026 M di kawasan jembatan darurat Kutablang, Kabupaten Bireuen, Selasa (24/3/2026), terpantau tetap lancar meskipun diterapkan sistem buka tutup.
  • Namun, antrean panjang masih terjadi pada waktu tertentu, terutama pada sore hingga malam hari.
  • Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa rekayasa lalu lintas telah diberlakukan dengan mengalihkan kendaraan dari arah Medan menuju jalur Awe Geutah, Paya Teupin Reudeup, hingga Peusangan Selatan.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN— Arus balik mudik Lebaran usai perayaan Idul Fitri 1447 H/2026 M di kawasan jembatan darurat Kutablang, Kabupaten Bireuen, Selasa (24/3/2026), terpantau tetap lancar meskipun diterapkan sistem buka tutup.

Namun, antrean panjang masih terjadi pada waktu tertentu, terutama pada sore hingga malam hari.

Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa rekayasa lalu lintas telah diberlakukan dengan mengalihkan kendaraan dari arah Medan menuju jalur Awe Geutah, Paya Teupin Reudeup, hingga Peusangan Selatan.

Meski demikian, volume kendaraan yang tinggi menyebabkan antrean panjang tetap terjadi, khususnya dari arah Banda Aceh menuju jembatan Kutablang yang mencapai lebih dari 2 kilometer pada pukul 14.00 hingga 23.00 WIB.

Sementara itu, pada pagi hingga menjelang siang hari, antrean relatif lebih pendek, yakni sekitar 100 hingga 200 meter.

Untuk mengurai kemacetan, petugas kerap memberlakukan sistem buka tutup di jembatan rangka baja Krueng Tingkeum Kutablang.

Selain karena kepadatan kendaraan, sistem ini juga dilakukan akibat adanya perbaikan pada lantai jembatan yang mengalami kerusakan, seperti patah atau bergeser akibat beban kendaraan yang melintas, termasuk truk dengan tonase berlebih.

Baca juga: VIDEO - Antrean Panjang di Jembatan Kutablang H+3 Lebaran Idul Fitri 1447 H

Durasi perbaikan bervariasi, mulai dari satu jam hingga tiga jam, tergantung tingkat kerusakan.

Perbaikan dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya demi mencegah risiko kecelakaan bagi pengguna jalan.

Akibatnya, para pengendara, baik arus balik maupun kunjungan Lebaran dari arah Banda Aceh ke Medan, harus bersabar saat melintasi jalur tersebut.

Antrean kendaraan biasanya berlangsung antara 20 hingga 30 menit, namun bisa lebih lama jika sedang dilakukan perbaikan.

Kepadatan lalu lintas juga dipicu oleh tingginya jumlah kendaraan yang melintas, mulai dari mobil pribadi, sepeda motor, hingga truk besar dengan tonase 10 hingga 30 ton serta bus antar kota antar provinsi (AKAP).

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved