Rabu, 3 Juni 2026

Berita Banda Aceh

Trump Usul Perundingan Damai, Pengamat: AS Mulai Ragu Menang Lawan Iran

“Keinginan tak terduga Washington untuk melakukan dialog damai guna mengakhiri perang antara AS-Israel dan Iran menunjukkan bahwa Presiden Donald...

Tayang:
Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/HO/Serambinews.co/HO
PERUNDINGAN DAMAI – Pengamat Timur Tengah, T. Taufiqulhadi, mengungkap usulan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk membuka jalur perundingan damai dengan Iran dinilai sebagai sinyal Washington mulai meragukan peluang kemenangan dalam konflik yang melibatkan AS, Israel, dan Iran, Selasa (24/3/2026). 

Misalnya, Amerika akan mencabut sanksi ekonomi yang dikenakan terhadap Iran selama ini.

Kemudian perihal isu nuklir, ia menilai tidak akan menjadi penghalang utama dalam negosiasi.

Pasalnya, Iran tidak ingin memiliki senjata nuklir, tetapi ingin memaksimalkan kemampuan pengayaan uranium. 

Selain itu, Iran juga diperkirakan akan mengaitkan perundingan dengan situasi di Gaza dan Lebanon Selatan, termasuk mendorong AS menekan Israel untuk menarik pasukannya.

“Mengaitkan dengan Gaza sangat penting bagi Iran karena ini akan menjaga dukungan rakyat (popular support) di negara-negara Timur Tengah dan di negara-negara Islam,” jelasnya.

Kendati demikian, ia mengingatkan bahwa salah satu tantangan terbesar dalam perundingan adalah jika Iran memasukkan tuntutan penghapusan pangkalan militer AS di kawasan Teluk dan Irak.

“Tapi seberapa pun banyak poin usulan Iran, kunci keberhasilan rencana Trump ini tetap pada  isu pencabutan sanksi ekonomi terhadap Iran,” pungkasnya.(*)

 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved