Kamis, 23 April 2026

Berita Aceh Timur

4 Pelajar Meninggal Terseret Arus

Duka mendalam menyelimuti Desa Alue Ie Itam, Kecamatan Peudawa, Kabupaten Aceh Timur.

Editor: mufti
COVER KORAN SERAMBI INDONESIA/KORAN SERAMBI INDONESIA
HEADLINE KORAN SERAMBI TIMUR EDISI RABU 20260325 
Ringkasan Berita:
  • Empat orang anak yang masih berstatus pelajar dilaporkan meninggal dunia setelah terseret arus dan tenggelam di Alur Kuala TPI Peudawa
  • Saat keempat rekannya sedang menyeberang, air laut diduga tiba-tiba pasang dengan cepat. Arus yang kuat seketika menyeret dan menenggelamkan Naura, M. Afdal, Aliya, dan Agustina
  • Keempat jenazah kini telah diserahkan kepada pihak keluarga di Dusun Tepi Sungai dan Dusun Seumantok untuk proses pemakaman

“Rafi sempat berusaha mencari tali untuk menolong teman-temannya, namun karena arus terlalu kuat dan tidak ada orang lain di lokasi, ia segera berlari mencari bantuan ke pemukiman warga,” IRWAN KUNIADI, Kapolres Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Duka mendalam menyelimuti Desa Alue Ie Itam, Kecamatan Peudawa, Kabupaten Aceh Timur. Empat orang anak yang masih berstatus pelajar dilaporkan meninggal dunia setelah terseret arus dan tenggelam di Alur Kuala TPI Peudawa pada Senin (23/3/2026).

Peristiwa nahas tersebut bermula sekira pukul 10.00 WIB. Saat itu, lima orang anak yakni Naura (13), M. Afdal (8), Aliya (8), Agustina (8), dan Rafi (10) berencana pergi mengunjungi rumah kakak kandung Rafi di Desa Payadua dengan berjalan kaki melewati jembatan tua Peudawa.

Berdasarkan keterangan Rafi, satu-satunya korban selamat, mereka memutuskan untuk pulang melalui jalur yang berbeda sekitar pukul 11.00 WIB. Mereka memilih menyeberangi alur kuala di kawasan TPI Peudawa.

Nahas, saat keempat rekannya sedang menyeberang, air laut diduga tiba-tiba pasang dengan cepat. Arus yang kuat seketika menyeret dan menenggelamkan Naura, M. Afdal, Aliya, dan Agustina.

"Rafi sempat berusaha mencari tali untuk menolong teman-temannya, namun karena arus terlalu kuat dan tidak ada orang lain di lokasi, ia segera berlari mencari bantuan ke pemukiman warga," ungkap Kapolres Aceh Timur, AKBP Irwan Kuniadi (24/3/2026).

Mendapat laporan warga, tim gabungan yang terdiri dari Satpolairud Polres Aceh Timur, Polsek Peudawa, Tim SAR Aceh Timur, SAR Kota Langsa, serta dibantu Panglima Laut dan masyarakat setempat langsung terjun ke lokasi untuk melakukan pencarian.

Tiga korban, yakni Naura (13), M. Afdal (8), dan Aliya (8) ditemukan lebih awal dalam kondisi meninggal dunia. Sementara itu, korban terakhir atas nama Agustina (8) baru berhasil ditemukan oleh tim SAR dan masyarakat sekitar pukul 17.50 WIB setelah dilakukan penyisiran intensif di sekitar area TPI.

Tim identifikasi menyimpulkan bahwa para korban yang semuanya masih anak-anak tersebut terjebak oleh kenaikan air pasang saat mencoba melintasi alur kuala.

Pihak kepolisian telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), memeriksa saksi-saksi, dan melakukan pendampingan kepada keluarga korban. Kejadian ini menjadi pengingat bagi para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat berada di wilayah perairan yang rawan perubahan arus secara mendadak.

Keempat jenazah kini telah diserahkan kepada pihak keluarga di Dusun Tepi Sungai dan Dusun Seumantok untuk proses pemakaman.(al)

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved