Minggu, 26 April 2026

Berita Banda Aceh

Jalankan Misi Perdamaian ke Iran, ‎PMI Banda Aceh Doakan Keselamatan Jusuf Kalla

PMI Kota Banda Aceh mendoakan keselamatan Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla (JK) bersama seluruh rombongan yang kini menuju ke Teheran, Iran

Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Muhammad Hadi
Serambinews.com/HO
FOTO BERSAMA - Ketua PMI Kota Banda Aceh Ahmad Haeqal Asri berfoto bersama Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla (JK). Haeqkal mendoakan JK dan rombongan dimudahkan dalam perjalanan menuju ke Taheran, Iran, untuk melakukan misi perdamaian Gaza dan Iran, Rabu (25/3/2026). 
Ringkasan Berita:PMI Banda Aceh mendoakan keselamatan Jusuf Kalla yang menjalankan misi perdamaian ke Iran.
 
PMI menyiapkan bantuan kemanusiaan berupa obat-obatan, alat kesehatan, dan tenda bagi korban konflik.
 
Tantangan utama pengiriman bantuan adalah penutupan ruang udara, sehingga jalur darat sedang dipertimbangkan.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh 

‎SERAMBINEWS.COM, ‎BANDA ACEH – PMI Kota Banda Aceh mendoakan keselamatan Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla (JK) bersama seluruh rombongan yang kini menuju ke Teheran, Iran, untuk melakukan misi perdamaian Gaza dan Iran

‎“Kami berdoa dan berharap agar semua delegasi diberi perlindungan dan usaha kemanusiaan ini membawa manfaat bagi rakyat Palestina dan Iran,” ujar Ketua PMI kota Banda Aceh, Ahmad Haeqal Asri, Rabu (25/3/2026).

‎Sebagaimana diketahui, Palang Merah Indonesia (PMI) menyatakan kesiapan penuh untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan bagi warga sipil korban konflik di Iran

Keputusan itu mencuat usai pertemuan penting antara Jusuf Kalla dengan Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, di Markas Pusat PMI, Jakarta.

Baca juga: Israel Mau Memperluas Wilayahnya dengan Menganeksasi Lebanon Selatan, Dunia Hanya Diam?

‎‎Dalam pertemuan tersebut, JK menyampaikan rasa prihatin mendalam atas krisis kemanusiaan yang terjadi akibat eskalasi serangan di wilayah Iran

Sebagai organisasi kemanusiaan, PMI berkomitmen menjalankan peran aktif dalam membantu sesama tanpa memandang batas politik.

‎Adapun Poin-poin utama dari kesiapan bantuan ini meliputi pengiriman logistik; di mana PMI menyiapkan bantuan berupa alat kesehatan (alkes), obat-obatan darurat, serta tenda-tanda pengungsian yang dibutuhkan oleh warga sipil.

‎“Relawan medis PMI yang berpengalaman dalam konflik internasional juga siap diberangkatkan jika situasi di lapangan dan jalur evakuasi telah dipastikan aman,” ujar JK.

Baca juga: Drama Diplomasi AS-Iran: Klaim Donald Trump Berbanding Terbalik dengan Fakta Teheran

Bantuan dari rakyat Indonesia 

‎Dalam menjalankan misi ini, PMI berkoordinasi secara intensif dengan Bulan Sabit Merah Iran (IRCS) untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan mendesak di zona terdampak.

‎‎“Tugas kemanusiaan tidak boleh mengenal hambatan politik. PMI siap memberikan dukungan apa pun yang diperlukan, terutama bagi para pengungsi dan korban luka-luka. 

Kami terus berkoordinasi dengan Federasi Internasional Palang Merah (IFRC) dan otoritas setempat agar bantuan dari rakyat Indonesia bisa segera masuk,” ujarnya.

‎‎Meskipun kesiapan logistik telah mencapai 90 persen, PMI mengakui bahwa tantangan terbesar saat ini adalah penutupan sejumlah ruang udara di kawasan Timur Tengah. 

Saat ini, skema pengiriman melalui jalur darat dari negara tetangga Iran tengah dikaji sebagai alternatif tercepat.

Baca juga: 55 Rentetan Serangan Militer Iran dan Hizbullah ke Israel Dalam 24 Jam Terakhir, Barak Doviv Dirudal

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved