Berita Aceh Besar
Pemkab Aceh Besar Mulai Bahas Kebutuhan Formasi ASN 2026, Ini Poin Pentingnya
“Sinkronisasi data dan kebutuhan antar OPD sangat penting, sehingga formasi yang diusulkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan lapangan dan tidak...
Penulis: Sara Masroni | Editor: Nurul Hayati
Ringkasan Berita:
- Pemkab Aceh Besar menggelar rakor terkait usulan kebutuhan formasi ASN tahun 2026, dipimpin langsung oleh Bupati Syech Muharram di Gedung Dekranasda, Jumat (27/3/2026).
- Bupati menekankan pentingnya penyusunan formasi ASN yang tepat, terukur, dan komprehensif, dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi, kompetensi SDM, serta kemampuan keuangan daerah.
- Ia mendorong BPKSDM melakukan pendataan menyeluruh terhadap kebutuhan pegawai, termasuk tenaga teknis dan spesialis sesuai bidang.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sara Masroni | Aceh Besar
SERAMBINEWS.COM, JANTHO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar menggelar rapat koordinasi terkait usulan kebutuhan formasi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tahun 2026 yang dipimpin langsung Bupati, H Muharram Idris (Syech Muharram), di Dekranasda Aceh Besar, Jumat (27/3/2026).
Dalam arahannya, Bupati Aceh Besar menekankan pentingnya penyusunan kebutuhan formasi ASN yang tepat dan terukur. Ia menyebutkan, perencanaan formasi ke depan harus mempertimbangkan berbagai aspek, baik dari sisi kebutuhan organisasi, kompetensi sumber daya manusia, maupun kemampuan keuangan daerah.
“Perencanaan formasi ASN harus disusun secara komprehensif dengan melihat kebutuhan riil di setiap sektor, sehingga mampu mendukung peningkatan kinerja pemerintahan dan pelayanan publik,” ujarnya.
Bupati juga mendorong Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPKSDM) untuk melakukan pendataan secara menyeluruh terhadap kebutuhan pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, termasuk kebutuhan tenaga teknis dan spesialis sesuai bidang masing-masing.
Sementara Wakil Bupati Aceh Besar, Drs H Syukri A Jalil menambahkan, koordinasi lintas perangkat daerah sangat diperlukan agar usulan formasi ASN dapat disusun secara objektif dan sesuai prioritas pembangunan daerah.
“Sinkronisasi data dan kebutuhan antar OPD sangat penting, sehingga formasi yang diusulkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan lapangan dan tidak terjadi ketimpangan,” kata Syukri.
Ia berharap hasil rapat tersebut dapat menjadi dasar dalam penyusunan usulan formasi ASN tahun 2026 yang efektif, efisien, dan mampu menjawab kebutuhan pelayanan masyarakat di Kabupaten Aceh Besar.
Turut hadir dalam rapat itu Sekretaris Daerah (Sekda) Bahrul Jamil SSos MSi, para asisten Sekdakab, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, di antaranya Kepala BPKSDM, Kepala Bappeda, Kepala BPKD, Plt Inspektur, dan Plt Kadisdikbud/Kepala Dinas Transmigrasi dan Ketenagakerjaan, serta tim asistensi bupati.(*)
Baca juga: Pemerintah Siapkan WFH bagi ASN, Berlaku Setiap Jumat, Bagaimana Nasib Karyawan Swasta?
| Polres Aceh Besar Musnahkan Barang Bukti Sabu dan Ganja |
|
|---|
| Satu Rumah di Gampong Ilie Ludes Terbakar, Dua Sepmor Ikut Hangus |
|
|---|
| Data Tak Sinkron, Bupati Aceh Besar Desak DTSEN Cerminkan Kondisi Riil Warga |
|
|---|
| Dua Toko di Darul Imarah Ludes Terbakar, BPBD Kerahkan 9 Unit Armada Padamkan Api |
|
|---|
| HRD Sebut Nama Cut Bit di Muscab PKB Aceh Besar, Ini Motivasi Pengusaha Kuliner Terjun Ke Politik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/rapat-koordinasi-terkait-usulan-kebutuhan-formasi.jpg)