Rabu, 8 April 2026

Persiraja Mania

Bongkar Kokohnya Pertahanan Sriwijaya, Persiraja Menang 2-1

babak pertama, minim peluang tercipta dari kedua tim. Sutan Zico yang dipercaya sebagai ujung tombak menggantikan Connor Flynn

Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Nur Nihayati
Serambinews.com/serambinews
Persiraja Banda Aceh akhirnya mampu memecah kebuntuan dan meraih kemenangan 2-1 atas Sriwijaya FC dalam lanjutan kompetisi, Sabtu (28/3/2026) malam di Stadion H. Dimurthala, Lampineung, Banda Aceh. 

babak pertama, minim peluang tercipta dari kedua tim. Sutan Zico yang dipercaya sebagai ujung tombak menggantikan Connor Flynn 

Laporan wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nasir I Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEHPersiraja Banda Aceh akhirnya mampu memecah kebuntuan dan meraih kemenangan 2-1 atas Sriwijaya FC dalam lanjutan kompetisi, Sabtu (28/3/2026) malam di Stadion H. Dimurthala, Lampineung, Banda Aceh. 

Kemenangan ini membuka kembali peluang Persiraja untuk bersaing menuju zona promosi.

Sejak awal pertandingan, Persiraja sebenarnya tampil dominan dalam penguasaan bola. 

Namun, solidnya lini pertahanan Sriwijaya FC membuat tim tuan rumah kesulitan menciptakan peluang berbahaya. 

Tim tamu yang dikawal Zac Tyson dan kawan-kawan bermain disiplin dan rapat di lini belakang, sehingga serangan-serangan Persiraja kerap terhenti sebelum mengancam gawang.

Pada babak pertama, minim peluang tercipta dari kedua tim. Sutan Zico yang dipercaya sebagai ujung tombak menggantikan Connor Flynn belum mampu memberikan kontribusi signifikan. 

Penyerang muda tersebut kesulitan menembus pertahanan lawan dan nyaris tanpa ancaman berarti sepanjang hampir 60 menit bermain.

Justru peluang-peluang Persiraja lebih banyak datang dari lini kedua melalui Asgal Habib, Fitra Ridwan, dan Omid Popalzay, meski belum membuahkan hasil. 

Situasi semakin sulit bagi Persiraja setelah Juan Mera harus ditarik keluar pada menit ke-22 akibat mengalami masalah pada kakinya. 

Hingga turun minum, skor tetap bertahan 0-0.

Memasuki babak kedua, pelatih Persiraja Jaya Hartono melakukan sejumlah perubahan dengan memasukkan Al Muzanni, Jeckson Tiwu, dan Risna Prahalabenta untuk meningkatkan intensitas serangan. 

Pergantian ini mulai memberikan dampak positif terhadap permainan tim.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-63. Ariel Kurung sukses mencetak gol pembuka melalui sundulan yang tidak mampu dihalau kiper Sriwijaya FC, Risky Muhammad. Gol tersebut menjadi momentum kebangkitan bagi Persiraja.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved