Kamis, 23 April 2026

Berita Banda Aceh

Mualem Kecam Pengeroyokan Warga Aceh di Polda Metro Jaya

“Atas nama Gubernur Aceh dan seluruh rakyat Aceh, saya mengecam keras aksi ini,” tegas Mualem.

Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/HO/Serambinews.co/HO
MENJENGUK KORBAN – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem, bersama rombongan saat menjenguk warga Kota Langsa, FA, yang menjadi korban pengeroyokan di Polda Metro Jaya. Foto ini direkam saat Mualem berada kediaman korban di kawasan Jakarta Selatan, Senin (30/3/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) mengecam keras aksi pengeroyokan terhadap warga Kota Langsa, FA, yang terjadi di lingkungan Polda Metro Jaya.
  • Insiden ini memicu kemarahan Mualem karena terjadi di dalam kantor kepolisian, tempat yang seharusnya memberi perlindungan bagi masyarakat.
  • Kecaman disampaikan Mualem usai menjenguk korban di kediamannya, Jakarta Selatan, Senin (30/3/2026). Ia menilai aksi preman bayaran tersebut mencederai rasa keadilan dan wibawa hukum.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Jakarta

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem, mengecam keras aksi pengeroyokan terhadap seorang warga Kota Langsa, FA, yang terjadi di lingkungan Polda Metro Jaya.

Peristiwa tersebut memicu kemarahan Mualem, terlebih insiden itu terjadi di dalam kantor kepolisian yang seharusnya menjadi tempat perlindungan masyarakat.

Kecaman itu disampaikan Mualem usai menjenguk langsung korban di kediamannya di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Senin (30/3/2026).

“Atas nama Gubernur Aceh dan seluruh rakyat Aceh, saya mengecam keras aksi ini,” tegas Mualem.

Mualem menilai kejadian pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh preman bayaran itu sangat mencederai rasa keadilan, terlebih insidennya berlangsung di institusi penegak hukum.

“Kantor polisi ini merupakan tempat orang mendapat perlindungan, tapi kenapa bisa terjadi hal seperti ini kalau bukan karena dibiarkan,” ujarnya.

Mualem juga meminta Kapolri untuk memberikan perhatian khusus terhadap kasus tersebut.

Ia menekankan pentingnya penegakan hukum secara tegas terhadap seluruh pihak yang terlibat, termasuk aktor intelektual maupun oknum aparat jika terbukti ikut terlibat.

“Kami mengharapkan kepada Kapolri untuk memberikan atensi khusus terhadap kasus ini. Menindak tegas para pelaku dan tokoh intelektual serta oknum aparat yang turut terlibat,” katanya.

Lebih lanjut, Mualem mengingatkan, bahwa penanganan kasus yang tidak serius berpotensi menurunkan kepercayaan publik, khususnya masyarakat Aceh terhadap institusi kepolisian.

Selain itu, Mualem juga meminta agar korban mendapatkan perlindungan maksimal serta menjamin keamanan para saksi selama proses hukum berlangsung.

“Kami juga meminta agar tokoh-tokoh Aceh yang ada di Jakarta untuk mengawal kasus ini. Kejadian seperti ini akan menimbulkan ketakutan bagi warga Aceh di perantauan apabila tidak dituntaskan,” pungkasnya.

Baca juga: Dikeroyok Preman Suruhan di Ruang PPA Polda Metro Jaya, Warga Langsa Polisikan Otak Terduga Pelaku

Kronologis Pengeroyokan

Diberitakan sebelumnya, insiden pengeroyokan terjadi pada Rabu (26/3/2026) di ruang RPK PPA Polda Metro Jaya.

Korban saat itu tengah menghadiri agenda konfrontasi bersama kuasa hukumnya. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved