Rabu, 15 April 2026

Berita Banda Aceh

Kutipan Parkir di Kawasan Ulee Lheue, Kadishub Banda Aceh Tegur Pengelola Jukir, Minta Perbaikan

Ambia juga menyampaikan tegurannya dan meminta perbaikan pelayanan agar masyarakat merasa dilayani saat berwisata di kawasan tersebut.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Ansari Hasyim
Serambinews.com/HO
ULEE LHEUE - Sejumlah warga mempertanyakan keberadaan seorang pria yang menggunakan seragam parkir, namun dinilai tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Seragam yang dikenakan disebut belum diperbarui ke warna hijau seperti standar resmi. 

Kutipan Parkir di Kawasan Ulee Lheue, Kadishub Banda Aceh Tegur Pengelola Jukir, Minta Perbaikan

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Perhubungan mengambil langkah cepat menyikapi keluhan masyarakat terkait pengelolaan retribusi parkir di kawasan wisata pantai Ulee Lheue–Gampong Jawa yang ramai diperbincangkan di media sosial.

Sebelumnya, sejumlah warga mempertanyakan keberadaan juru parkir yang menggunakan seragam, namun dinilai tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 

Seragam yang dikenakan disebut belum diperbarui ke warna hijau seperti standar resmi milik Pemerintah Kota Banda Aceh.

Selain itu, metode penarikan retribusi juga menjadi sorotan. 

Oknum tersebut diduga tidak melakukan pungutan di area parkir kendaraan, melainkan langsung mendatangi pengunjung yang sedang duduk di kawasan Sunset Spot Ulee Lheue.

Kondisi ini memicu pertanyaan dari masyarakat terkait legalitas dan keabsahan petugas tersebut.

Warga pun berharap pihak terkait dapat segera melakukan pengecekan serta penertiban apabila ditemukan adanya pelanggaran.

Menanggapi hal tersebut,  Kepala Dinas Perhubungan Kota Banda Aceh, Muhammad Syaifuddin Ambia, memanggil pengelola atau perwakilan juru parkir (jukir) di kawasan tersebut untuk melakukan evaluasi langsung, Senin (30/3/2026). 

Pertemuan berlangsung di ruang kerja Kadishub dan turut dihadiri Plt Kepala Bidang Perparkiran serta Keuchik Ulee Lheue.

Dalam pertemuan itu, Ambia menegaskan pentingnya pembenahan pelayanan parkir sebagai bagian dari wajah pelayanan publik di destinasi wisata. 

Penegasan itu sebagaimana disampaikan oleh Wali Kota Banda Aceh beberapa waktu yang lalu.

Ambia juga menyampaikan tegurannya dan meminta perbaikan pelayanan agar masyarakat merasa dilayani saat berwisata di kawasan tersebut.

“Kami meminta adanya perbaikan dalam pelayanan agar masyarakat merasa nyaman dan dilayani dengan baik saat berkunjung serta menerapkan prinsip 4S yaitu sopan, santun, sapa dan salam,” kata Ambia.

Kawasan Ulee Lheue merupakan salah satu pintu gerbang wisata bahari di Banda Aceh yang kerap dikunjungi masyarakat lokal maupun wisatawan. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved