Berita Langsa
RSUD Langsa Berhasil Lakukan Tindakan Perdana Angiografi Vaskuler
Tindakan angiografi vaskuler (melihat pembuluh darah lebih tepat dengan scaning atau MRI) ini dilakukan pada Rabu (1/4/2026) pukul 23.00 WIB
Penulis: Zubir | Editor: Mursal Ismail
Ringkasan Berita:
- RSUD Langsa berhasil melakukan tindakan perdana angiografi vaskuler di ruang CathLab untuk menangani pasien darurat penyumbatan pembuluh darah.
- Layanan ini memungkinkan penanganan kasus vaskuler langsung di daerah tanpa harus dirujuk ke luar kota, meski saat ini masih terbatas untuk pasien umum.
- RSUD Langsa berharap kerja sama dengan BPJS Kesehatan segera terealisasi agar layanan dapat diakses lebih luas oleh masyarakat.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Zubir | Kota Langsa
SERAMBINEWS.COM, KOTA LANGSA - RSUD Langsa kembali mencatatkan capaian penting dalam peningkatan
pelayanan kesehatan dengan dilaksanakannya tindakan perdana angiografi vaskuler.
Tindakan angiografi vaskuler (melihat pembuluh darah lebih tepat dengan scaning atau MRI) ini dilakukan pada Rabu (1/4/2026) pukul 23.00 WIB, di Laboratorium Kateterisasi Jantung (CathLab).
Prosedur tersebut dilaksanakan dr Safni Marlina, Sp.JP, terhadap pasien umum/mandiri dalam kondisi cito (darurat) akibat penyumbatan pembuluh darah yang memerlukan penanganan cepat guna menyelamatkan nyawa pasien.
Pelaksanaan tindakan ini menjadi langkah awal (perdana) pemanfaatan fasilitas CathLab di RSUD Langsa dalam menangani kasus vaskuler secara langsung di daerah tanpa harus merujuk pasien ke luar kota.
Plt Direktur RSUD Langsa, Erizal, SKM, MKes, kepada Serambinews.com, Kamis (2/4/2026), menyampaikan syukur Alhamdulillah, pihaknya berhasil melaksanakan tindakan perdana angiografi vaskuler di CathLab RSUD Langsa.
Saat ini, RSUD Langsa telah mengantongi izin operasional untuk layanan laboratorium kateterisasi jantung.
Baca juga: Paska Banjir 2025 lalu, Alat Kesehatan di RSUD Langsa Banyak Rusak Terendam Air dan Lumpur
Perlu diketahui, jelas Erizal, RSUD Langsa sebenarnya sudah cukup lama memiliki peralatan yang sangat canggih ini serta tenaga dokter yang kompeten untuk mengoperasikannya.
Namun, proses perizinan operasional dan pengajuan kerja sama dengan BPJS Kesehatan membutuhkan
waktu yang panjang dan tidak mudah.
"Saat ini, izin operasional telah kami peroleh, namun kerja sama dengan BPJS Kesehatan masih dalam tahap pengajuan," sebutnya.
Hal ini menjadi salah satu kendala, sambung Erizal, sehingga pelayanan ini belum dapat dilakukan secara luas dan saat ini masih terbatas untuk pasien umum/mandiri.
Pihaknya sangat berharap kerja sama dengan BPJS Kesehatan yang telah mereka ajukan sejak beberapa tahun lalu dapat segera disetujui.
Kerja sama ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan RSUD Langsa serta memudahkan masyarakat Kota Langsa dan sekitarnya.
Baca juga: VIDEO - Pasien Cuci Darah RSUD Langsa Dirujuk ke Aceh Timur Akibat Mesin Rusak Terendam Banjir
Agar tidak perlu dirujuk ke Medan atau Banda Aceh untuk mendapatkan layanan ini.
Ke depan, apabila kerja sama tersebut telah terwujud, maka seluruh pasien yang membutuhkan tindakan ini dapat dilayani.
| Langsa Dapat Insentif Fiskal dari Mendagri, Kategori Pengendalian Inflasi |
|
|---|
| Dansatgas TMMD Ke-128 Tinjau Rehab RTLH Milik Rugaiyah, Pesan Ke Personel Jaga Kesehatan |
|
|---|
| Satgas TMMD Reg ke-128 Kebut Rehab Rumah Tak Layak Huni Milik Janda di Alue Canang Aceh Timur |
|
|---|
| Kejari Langsa Musnahkan Barang Bukti 29 Perkara, Senpi, Narkotika Hingga HP |
|
|---|
| Rektor IAIN Langsa Tegaskan Kontribusi Kampus Melalui Riset dan Pengabdian Masyarakat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Erizal-02042026.jpg)