Sabtu, 2 Mei 2026

Berita Sabang

Musim Sotong Datang, Pendapatan Nelayan Sabang Ikut Naik

Kondisi ini membuat nelayan penembak sotong harus bekerja lebih intens untuk memenuhi pesanan yang terus berdatangan.

Tayang:
Penulis: Aulia Prasetya | Editor: Mursal Ismail
Serambinews.com/HO
SOTONG - Nelayan memperlihatkan hasil tangkapan sotong di perairan Sabang. Musim sotong yang sedang berlangsung membuat hasil tangkapan melimpah dan meningkatkan pendapatan nelayan setempat.  
Ringkasan Berita:
  • Permintaan sotong di Sabang meningkat tajam, membuat nelayan harus bekerja lebih intens memenuhi pesanan.
  • Hasil tangkapan mencapai 10–15 kg per trip dengan harga sekitar Rp60 ribu/kg, dan hampir seluruhnya langsung terserap pasar.
  • Lonjakan permintaan meningkatkan pendapatan nelayan, meski mereka berharap musim sotong berlangsung lebih lama untuk menjaga stabilitas ekonomi.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Aulia Prasetya | Sabang

SERAMBINEWS.COM, SABANG - Permintaan sotong di perairan Sabang meningkat dalam beberapa hari terakhir.

Kondisi ini membuat nelayan penembak sotong harus bekerja lebih intens untuk memenuhi pesanan yang terus berdatangan.

Lonjakan permintaan terjadi seiring melimpahnya hasil tangkapan selama periode musim sotong. Hampir setiap hari, hasil tangkapan nelayan langsung terserap pasar tanpa sisa.

Nelayan penembak sotong, Arifin, mengatakan peningkatan permintaan sudah terasa sejak beberapa hari terakhir. Ia mengaku jumlah pesanan yang diterima bahkan melebihi kemampuan tangkapan harian.

“Permintaan sekarang tinggi. Pesanan bisa sampai 10 kilogram per hari, kadang kami kewalahan penuhi,” kata Arifin, Kamis (2/4/2026).

Menurutnya, dalam sekali melaut, hasil tangkapan sotong bisa mencapai 10 hingga 15 kilogram. Jumlah tersebut tergolong tinggi dibandingkan hari biasa di luar musim.

Baca juga: Kenduri di Makam Putroe Sani, Dari Kejayaan Sultan Iskandar Muda ke Sunyi Makam Permaisuri

“Sekali menembak bisa dapat sekitar 10 sampai 15 kilogram. Harga jual sekarang sekitar Rp60 ribu per kilogram,” ujarnya.

Ia menyebutkan, tingginya minat masyarakat membuat sotong cepat terjual. Selain dibeli untuk konsumsi rumah tangga, hasil tangkapan juga diserap pedagang untuk dijual kembali di pasar.

Kondisi ini berdampak langsung pada peningkatan pendapatan nelayan. Dalam sehari, hasil penjualan dinilai cukup membantu menutupi kebutuhan ekonomi keluarga.

Meski demikian, nelayan berharap musim sotong dapat berlangsung lebih lama. Stabilnya hasil tangkapan dinilai penting agar pendapatan tetap terjaga di tengah tingginya biaya operasional melaut. (*)

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved