Berita Aceh Utara
Bukhari Anak Kombatan GAM Jadi Ketua Komisi IV DPRK Aceh Utara, Begini Kisahnya
“Setengah hari, saya bekerja serabutan untuk biaya kuliah dan juga untuk keluarga,” ujar Bukhari mengenang masa itu.
Penulis: Jafaruddin | Editor: Saifullah
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Jafaruddin I Aceh Utara
SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON - Jalan hidup Bukhari tak pernah lepas dari jejak konflik Aceh.
Ia tumbuh dalam situasi sulit setelah kehilangan ayahnya, A Gani yang dikenal Ayah Leubeung, seorang eks kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang gugur dalam pertempuran, 23 hari setelah Aceh ditetapkan sebagai daerah Darurat Militer (DM).
Saat itu, Bukhari masih duduk di bangku kelas I SMA.
Kehilangan sosok ayah membuatnya harus mengambil peran besar dalam keluarga.
Ia menjadi tulang punggung untuk menghidupi dirinya dan dua saudaranya yang masih bersekolah di tingkat SMP serta ibunya yang bekerja sebagai petani.
Situasi tersebut tidak mematahkan semangatnya untuk melanjutkan pendidikan.
Usai menamatkan SMA, Bukhari melanjutkan studi di Fakultas Ekonomi Universitas Malikussaleh (Unimal).
Di tengah keterbatasan ekonomi, ia menjalani kehidupan sebagai mahasiswa sambil bekerja.
“Setengah hari saya bekerja serabutan untuk biaya kuliah dan juga untuk keluarga,” ujar Bukhari mengenang masa itu.
Baca juga: Mualem: Aceh Dapat Tambahan Anggaran Rp8 Triliun Tahun 2026, Rp2 T Lainnya untuk Eks Kombatan GAM
Selama kuliah, ia aktif dalam berbagai organisasi, mulai dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), organisasi di tingkat fakultas, hingga Forum Komunikasi Mahasiswa (FKM).
Aktivitas tersebut menjadi bekal penting dalam membangun kemampuan komunikasi dan kepemimpinan.
Setelah sarjana, Bukhari memilih terjun ke dunia sosial.
Ia aktif dalam organisasi Jaringan Aneuk Syuhada Aceh (JASA), yang menjadi wadah bagi anak-anak korban konflik di Aceh.
Melalui JASA, Bukhari ikut membangun jaringan organisasi hingga ke 19 kabupaten/kota.
| Ratusan Warga Tiap Hari Datangi Disdukcapil Aceh Utara, Ubah Status Pekerjaan Agar Dapat Layanan JKA |
|
|---|
| Kejari Aceh Utara Musnahkan Senpi Rakitan dan 4,6 Kg Sabu dari 77 Perkara |
|
|---|
| Dana Tunggu Hunian Korban Banjir Aceh Utara Belum Cair, Ribuan Penyintas Masih Menunggu |
|
|---|
| Tok! 2 Terdakwa Kasus Pencurian Viral di Dewantara Divonis 8 Tahun Penjara Penadah Diganjar 12 Bulan |
|
|---|
| Rehab Sawah Terdampak Banjir di Aceh Utara Dimulai, Tahap Awal Sasar 1.093 Hektare |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Ketua-Komisi-IV-DPRK-Aceh-Utara-Bukhari-foto-terbaru.jpg)