Rabu, 6 Mei 2026

Berita Banda Aceh

Kisah Ayu, Anak Panti RSAN Aceh Lulus SNBP, Berjuang Wujudkan Mimpi Jadi Hakim

“Sedih sekaligus bahagia. Saya sampai menangis di sekolah, lalu langsung menghubungi orang tua kandung dan orang tua di panti.

Tayang:
Penulis: Sara Masroni | Editor: Nur Nihayati
Serambinews.com/HO/serambinews
LULUS SNBP - Kepala Panti RSAN, Michael Octaviano bersama Fitri Rahayu saat melihat hasil SNBP dan dinyatakan lulus di Fakultas Hukum UIN Ar-Raniry, Kamis (2/4/2026) 

“Sedih sekaligus bahagia. Saya sampai menangis di sekolah, lalu langsung menghubungi orang tua kandung dan orang tua di panti. 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sara Masroni | Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Air mata Fitri Rahayu pecah seketika saat melihat hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) yang menyatakan dirinya lulus di Fakultas Hukum Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry. 

Di sudut sekolahnya, ia tak lagi mampu menahan haru—perjuangan panjang yang ia jalani akhirnya berbuah manis.

Di tengah keterbatasan sebagai anak asuh di UPTD Rumoeh Seujahtera Aneuk Nanggroe (RSAN) Dinas Sosial Aceh, capaian itu bukan sekadar kelulusan, melainkan titik balik dalam hidupnya—langkah awal menuju cita-citanya menjadi hakim.

“Sedih sekaligus bahagia. Saya sampai menangis di sekolah, lalu langsung menghubungi orang tua kandung dan orang tua di panti. Mereka juga ikut senang,” ujar Ayu, sapaan akrabnya dalam keterangan, Jumat (3/4/2026).

Ayu, siswi kelahiran 2007, menempuh pendidikan di SMA Negeri 1 Darul Imarah, Aceh Besar. 

Ia berasal dari Kecamatan Panga, Aceh Jaya, sebelum kemudian tinggal di panti asuhan demi melanjutkan pendidikan dengan lebih baik.

Sejak kecil, kehidupan telah mengajarkannya untuk tidak mudah menyerah. 

Pengalaman itu membuatnya peka terhadap persoalan masyarakat kecil, terutama dalam hal keadilan hukum.

“Saya ingin membantu orang-orang kurang mampu, terutama yang punya masalah hukum tetapi sulit mendapatkan keadilan,” katanya.

Keinginan itu tumbuh menjadi cita-cita besar yaitu menjadi seorang hakim

Bagi Ayu, hukum bukan sekadar ilmu, melainkan jalan untuk membela mereka yang kerap tak punya suara.

Perjalanan menuju SNBP tentu tidak mudah. Di tengah rutinitas sebagai anak panti, ia harus pandai membagi waktu antara belajar, kegiatan harian, dan keterbatasan fasilitas yang ada. 

Namun, hal itu tak menyurutkan semangatnya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved