Jumat, 22 Mei 2026

Berita Bireuen

Tebing Krueng Tingkeum Kutablang Bireuen Rusak Parah, Permukiman Warga Terancam

Warga hidup dalam kecemasan karena longsor terus terjadi setiap hujan deras, bahkan bangunan pendidikan seperti Dayah ikut terancam ambruk.

Tayang:
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Saifullah
Serambinews.com/Yusmandin Idris
TEBING KRUENG TINGKEUM - Tebing Krueng Tingkeum, Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen masih erosi dan saat hujan masih terjadi longsor. 

Ringkasan Berita:
  • Belasan rumah warga di Desa Tingkeum Manyang, Kutablang, Bireuen, ambruk akibat banjir bandang akhir 2025, dan hingga kini abrasi tebing Sungai Krueng Tingkeum masih terus meluas.
  • Warga hidup dalam kecemasan karena longsor terus terjadi setiap hujan deras, bahkan bangunan pendidikan seperti Dayah Nurul Fata ikut terancam ambruk.
  • Masyarakat berharap pemerintah segera membangun tanggul pengaman sungai sebagai solusi mendesak untuk mencegah abrasi lebih lanjut dan melindungi keselamatan warga.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Kondisi tebing Krueng Tingkeum di Desa Tingkeum Manyang, Kutablang, Bireuen masih menjadi ancaman serius bagi warga setempat.

Sejak banjir bandang akhir November 2025 lalu, kawasan ini mengalami kerusakan parah. Belasan rumah warga ambruk, sebagian tanah kuburan umum ikut hanyut.

Bahkan akses jalan dari jembatan Kutablang menuju Babak Suak terputus total.

Hingga kini, setiap kali hujan turun dan debit air sungai meningkat, abrasi semakin meluas dan longsor terus terjadi.

Keuchik Tingkeum Manyang, Ir Mawardi menyampaikan, bahwa masyarakat hidup dalam kecemasan karena ancaman abrasi belum tertangani. 

Ia menegaskan perlunya pembangunan tanggul atau penguatan tebing sungai sebagai solusi mendesak.

Menurutnya, tanpa intervensi pemerintah, pemukiman warga akan semakin terancam.

“Kami berharap pemerintah segera membangun tanggul sungai di Desa Tingkeum Manyang dan desa lain di sepanjang aliran sungai, karena abrasi terus meluas setiap hujan turun,” ujarnya.

Baca juga: Truk Bertonase Lebih 30 Ton Tetap Dilarang Melintas di Jembatan Bailey Krueng Tingkeum Kutablang

Selain rumah warga, bangunan pendidikan juga terdampak. 

Dayah Nurul Fata yang berada di dekat jembatan Krueng Tingkeum sudah kehilangan sebagian bangunan akibat banjir bandang.

Konstruksi dua lantai yang memanjang dari timur ke barat kini sebagian tergantung di tepi sungai dan terancam ambruk.

Unit usaha dayah pun hilang diterjang banjir.

Kawasan sekitar dayah di bagian barat kini berubah menjadi aliran sungai baru, memperlihatkan betapa cepatnya abrasi menggerus daratan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved