Nagan Raya
BNPB Tuntaskan Pembangunan Huntara di Beutong Ateuh Nagan, Segera Bangun Huntap 700 Unit
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menuntaskan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi korban banjir bandang..
Penulis: Rizwan | Editor: Eddy Fitriadi
Ringkasan Berita:
- BNPB telah menuntaskan pembangunan 647 unit hunian sementara (huntara) bagi korban banjir bandang di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya.
- Sebagian besar unit sudah siap dihuni, sementara beberapa lainnya masih dalam tahap pemasangan listrik.
- Selain huntara, BNPB juga menyiapkan pembangunan hunian tetap (huntap) sebanyak 700 unit dengan tipe 36 dan anggaran Rp60 juta per unit, yang akan dibangun setelah masa transisi bencana.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rizwan I Nagan Raya
SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menuntaskan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi korban banjir bandang di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Nagan Raya.
Jumlah yang dibangun sebanyak 647 unit yang di dalamnya juga sudah termasuk yang huntara mandiri tersebar di empat desa dalam Kecamatan Beutong Ateuh.
"Sudah 100 persen dibangun. Ada 5 unit di antaranya sedang dalam pemasangan fasilitas listrik sehingga bisa secepatnya dihuni," ujar Tenaga Ahli dari BNPB Brigjen TNI (Purn) Jahidin Chilo kepada wartawan di Nagan Raya, Senin (6/4/2026).
Dikatakan, huntara yang dibangun selain langsung oleh BNPB juga ada yang mandiri yang semua masuk dalam huntara yang disiapkan untuk korban banjir bandang.
Menurutnya, bagi masyarakat Beutong Ateuh yang mendapat huntara maka tidak diberikan lagi dana tunggu hunian (DTH).
"DTH yang disalurkan di Nagan Raya diterima hanya dari Kecamatan Darul Makmur dan Tripa Makmur, karena mereka tidak menerima huntara," ungkapnya.
Bangun Contoh Huntap
Tenaga Ahli BNPB Brigjen TNI (Purn) Jahidin Chilo yang selaku tim di Nagan Raya mengatakan, untuk pembangunan huntara sudah tuntas dan masyarakat juga sudah mulai menghuni dalam rangka menunggu pembangunan hunian tetap (huntap) bagi rumah yang rusak berat atau hancur.
Huntap akan dibangun setelah masa transisi bencana alam ini selesai dan masuk tahap rehab dan rekon ke depan dalam waktu dekat.
"Sebelumnya dibangun huntap. Dalam waktu dekat akan dibangunkan contoh rumah di Beutong Ateuh sebagai sosialisasi kepada masyarakat," ujarnya.
Dikatakan, rumah contoh itu tipe 36 dengan 2 kamar tidur dan kamar mandi dengan alokasi anggaran per rumah Rp 60 juta.
"Huntap yang akan dibangun masing-masing dengan anggaran Rp 60 juta per unit," ungkapnya.
Dikatakan, total huntap yang akan dibangun di Nagan Raya sebanyak 700 unit dengan rincian 647 unit di Kecamatan Beutong Ateuh dan sisanya di Kecamatan Darul Makmur dan Tripa Makmur.
Baca juga: 90 Persen Huntara Korban Banjir di Beutong Ateuh Nagan Raya Rampung
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Tenaga-Ahli-dari-BNPB-Brigjen-TNI-Purn-Jahidin-Chilo.jpg)