Berita Subulussaalam
Lintas Subulussalam-Pakpak Bharat Diusul Jadi Jalan Kelok 8
Sebaliknya saat menurun, kendaran tak sanggup mengerem sehingga terjun ke jurang. Tak mengherankan daerah itu dinamai Kedabuhan.
Ringkasan Berita:
- Wali Kota Subulussalam, Haji Rasyid Bancin (HRB) bahkan mengusulkan jalan dengan medan ekstrem tersebut menjadi jalan kelok 8
- Jalan Nasional Subulussalam-Pakpak Bharat, harus didesain ulang untuk meningkatkan keselamatan penggunanya
- Ia secara maraton sepanjang pekan ini mengajukan usulan kepada pemerintah pusat agar segera melakukan penanganan jalan nasional rawan bencana dan kecelakan tersebut
SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM - Jalan Nasional Subulussalam-Pakpak Bharat, harus didesain ulang untuk meningkatkan keselamatan penggunanya. Sebab selama ini lintasan itu telah merenggut banyak nyawa serta kerugian material yang tak terbilang akibat kecelakaan lalu lintas maupun bencana alam.
Wali Kota Subulussalam, Haji Rasyid Bancin (HRB) bahkan mengusulkan jalan dengan medan ekstrem tersebut menjadi jalan kelok 8. Usulan tersebut sesuai dengan kondisi jalan yang didominasi belokan tajam dan tanjakan serta turunan ekstrem.
Filosofinya mengambil dari kode 08 Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Diketahui kode 08 melekat pada Prabowo sejak masa aktif di TNI AD, khususnya di Satgultor-81 (Satuan Penanggulangan Teror) yang dibentuk tahun 1981.
Prabowo sendiri memaknai angka tersebut sebagai kekuatan dan kebetulan yang terus muncul, hingga ia akhirnya terpilih menjadi Presiden ke-8 Republik Indonesia.
"Kalau di Sumatera Barat ada kelok 9, maka di Aceh ada kelok 8 sesuai sandi yang melekat terhadap Presiden Prabowo," kata HRB yang merupakan politisi Partai Gerindra kepada Serambi, Senin (6/4/2026).
Terkait usulan tersebut, Wali Kota Subulussalam tidak sebatas wacana. Ia secara maraton sepanjang pekan ini mengajukan usulan kepada pemerintah pusat agar segera melakukan penanganan jalan nasional rawan bencana dan kecelakan tersebut.
Mulai dengan menyurati Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. Tak hanya bersurat, HRB juga berkomunikasi secara langsung untuk memaparkan kondisi Jalan Nasional Subulussalam-Pakpak Bharat, yang acap merenggut nyawa warganya.
"Selama sepekan ini saya fokus mengawal pengusulan penanganan jalan nasional Subulussalam-Pakpak Bharat," kata HRB lagi.
Selain Mendagri, Wali Kota Subulussalam juga berkomunikasi dengan menteri teknis. Antara lain Menteri Pekerjaan Umum, Menteri Perhubungan serta pejabat teknis lainnya.
Sebelumnya, ia juga sudah membawa persoalan itu ke Ombudsman RI. Terbaru ia telah mendapat jadwal memaparkan secara langsung usulan pembangunan jalan nasional di daerahnya kepada Kepala Bappenas Prof Rachmat Pambudy.
Tanjakan Kedabuhan
Salah satu titik jalan Subulussalam-Pakpak Bharat, yang acap memakan korban jiwa yaitu tanjakan ekstrem Kedabuhan di kawasan Jontor, Kecamatan Penanggalan.
Tanjakan inilah salah satu titik yang harus segera ditangani. Lantaran saat nanjak dari arah Pakpak Bharat, banyak kendaraan tak sanggup mendaki hingga mundur ke jurang.
Sebaliknya saat menurun, kendaran tak sanggup mengerem sehingga terjun ke jurang. Tak mengherankan daerah itu dinamai Kedabuhan.
Kedabuhan memiliki arti jatuh atau jatuhkan. Arti nama itu dikaitkan dengan peristiwa acap jatuhnya kendaraan ke jurang yang ada di sisi tanjakan.
Berita Subulussalam
Lintas Subulussalam-Pakpak Bharat
Jalan Kelok 8
Haji Rasyid Bancin
Serambi Indonesia
Serambinews.com
Serambinews
| Pertamina Pastikan Stok BBM di Subulussalam Aman, Antrean Akibat Peningkatan Permintaan Bersamaan |
|
|---|
| Korupsi Uang Pilkada, Jaksa Tahan Tiga Komisioner Panwaslih Subulussalam |
|
|---|
| Kabur dari Rutan, Kejari Subulussalam Tangkap DPO Terdakwa Pencurian |
|
|---|
| Cuaca Subulussalam Hari Ini, Lima Kecamatan Diprediksi Hujan |
|
|---|
| Kota Subulussalam Diguyur Hujan, Masyarakat Diminta Waspada Banjir Susulan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Wali-Kota-Subulussalam-Haji-Rasyid-Bancin_20260126.jpg)