Berita Banda Aceh
DPR RI dan Pemerintah Diminta Satu Suara Perjuangkan “Jalur Maut” di Barsela Aceh
“Saya yakin tidak ada lintasan lain yang frekuensi kecelakaannya sangat tinggi saat ini. Kengeriannya jauh melampaui lintasan Batu Jomba,” ujarnya.
Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Faisal Zamzami
Ringkasan Berita:
- Wakil Sekretaris Jenderal DPP Apkasindo Aceh, Fadhli Ali, meminta DPR RI dan unsur pemerintah saling bersinergi memperjuangkan penanganan serius terhadap jalur rawan kecelakaan di wilayah Barat Selatan Aceh yang selama ini dikenal sebagai “jalur maut”.
- Menurut Fadhli, kondisi lintasan yang masuk wilayah Kota Subulussalam dan Pakpak Bharat; tepatnya di kawasan Kedabuhan, Desa Jontor, Kecamatan Penanggalan itu,sangat memprihatinkan dan membutuhkan perhatian lintas daerah hingga tingkat nasional.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Rianza Alfandi | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Wakil Sekretaris Jenderal DPP Apkasindo Aceh, Fadhli Ali, meminta DPR RI dan unsur pemerintah saling bersinergi untuk memperjuangkan penanganan serius terhadap jalur rawan kecelakaan di wilayah Barat Selatan Aceh (Barsela) yang selama ini dikenal sebagai “jalur maut”.
Menurut Fadhli, kondisi lintasan yang masuk wilayah Kota Subulussalam (Aceh) dan Pakpak Bharat (Sumut); tepatnya di kawasan Kedabuhan, Desa Jontor, Kecamatan Penanggalan itu, sudah sangat memprihatinkan dan membutuhkan perhatian lintas daerah hingga tingkat nasional.
Oleh karena itu, ia berharap kepala daerah terkait turut mengambil peran aktif dalam mendorong perbaikan infrastruktur jalan tersebut.
“Alhamdulillah, dengan perhatian dan perjuangan bersama selama ini, Wali Kota Subulussalam sudah memberikan atensi serius. Ini patut kita apresiasi dan dukung agar mendapat perhatian dari pemerintah pusat, termasuk Kementerian PUPR dan BPJN,” kata Fadhli kepada Serambinews.com, Selasa (7/4/2026).
“Upaya yang sama juga kami harapkan dilakukan oleh Bupati Pakpak Bharat dan Bupati Aceh Selatan,” lanjutnya.
Selain itu, Tokoh Barsela ini juga menekankan pentingnya kolaborasi anggota DPR RI asal Aceh dan Sumatera Utara untuk bersama-sama satu suara mengadvokasi perbaikan jalur yang saat ini sangat mengerikan di Pulau Sumatra itu.
Baca juga: Wali Kota Subulussalam Panen Perdana Jagung Kerukunan di Desa Jontor, Program FKUB dan Kemenag
Ia menyebut tingkat kecelakaan di jalur tersebut dinilai lebih parah dibandingkan lintasan Batu Jomba di Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, yang sempat viral karena sering memakan korban.
“Saya yakin tidak ada lintasan lain yang frekuensi kecelakaannya sangat tinggi saat ini. Kengeriannya jauh melampaui lintasan Batu Jomba,” ujarnya.
Lebih lanjut, Fadhli mengaku, bahwa pihaknya telah meminta dukungan Ketua Umum DPP Apkasindo Gulat Manurung, untuk menyuarakan aspirasi para sopir, khususnya pengemudi truk CPO yang kerap menjadi korban sekaligus faktor penyebab kecelakaan di jalur tersebut.
Ia menambahkan, perjuangan untuk mendapatkan perhatian pemerintah terhadap kondisi jalan tersebut telah berlangsung lama, terutama dilakukan oleh komunitas pengemudi truk yang tergabung dalam driver’s club Barsela.
Bahkan, kata Fadhli, secara resmi salah seorang sopir truk, Zulkarnain (Ketua Zol) sudah melapor ke Ombusman Republik Indonesia Perwakilan Aceh, sekitar 4 bulan lalu mengenai lintasan tersebut.
“Alhamdulillah mendapat respon positif dan sepengetahuan kami Ombusman Aceh juga sudah turun ke lokasi dan telah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait termasuk dengan bapak Walikota Subulussalam,” ungkapnya.
“Para pengemudi berharap adanya langkah konkret dari pemerintah pusat dan DPR RI untuk segera memperbaiki kondisi jalan, agar menekan angka kecelakaan dan menjamin keselamatan pengguna lintasan Barsela,” pungkasnya.
| Pemerintah Akui Kesulitan Bersihkan Lumpur Sisa Banjir Aceh, Kasatgas PRR: Berat |
|
|---|
| Pemulihan Sawah Pascabencana di Aceh Baru Berjalan 2 Persen, Target Capai 42 Ribu Hektare |
|
|---|
| Dua Terpidana Zina Dicambuk 100 Kali di Taman Bustanussalatin Banda Aceh |
|
|---|
| Razia Malam di Rutan Banda Aceh, Ini Daftar Barang Terlarang yang Disita |
|
|---|
| Mualem Sampaikan LKPJ 2025 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Kendaraan-melintas-di-jalan-Subulussalam-Medan-di-turunan-Kedabuhan-Desa-Jontor-2.jpg)