Berita Aceh Singkil
Ini Alasan Camat Orasi di Depan Kantor DPRK Aceh Singkil dan Ancam Tutup Pelayanan
Salah satu alasannya pelayanan kepada masyarakat terhambat akibat Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) 2026 belum disahkan.
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Mursal Ismail
Ringkasan Berita:
- Dua camat di Aceh Singkil, Mansurdin dan Khairuddin, berorasi di DPRK menuntut pengesahan APBK 2026 karena pelayanan masyarakat terganggu.
- Mereka mengancam menutup pelayanan kecamatan jika APBK tidak segera disahkan, bahkan siap menerima konsekuensi termasuk pemecatan.
- Keterlambatan APBK juga berdampak pada operasional dan gaji ASN, sehingga aktivitas pemerintahan terhambat.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Dede Rosadi I Aceh Singkil
SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Camat Kuala Baru, Mansurdin dan Camat Singkil, Khairuddin, memiliki alasan kuat sehingga nekat berorasi di depan Kantor DPRK Aceh Singkil, Rabu (8/6/2026).
Salah satu alasannya pelayanan kepada masyarakat terhambat akibat Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) 2026 belum disahkan.
"Saya siap dipecat demi membela kepentingan masyarakat," kata Mansurdin.
Diketahui Camat Kuala Baru Mansurdin dan Camat Singkil, Khairuddin melakukan orasi di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Singkil, di Kampung Baru, Singkil Utara, Rabu (8/4/2026).
Dalam orasi yang dilakukan secara bergantian, kedua camat tersebut menuntut agar Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Aceh Singkil 2026 disahkan.
Jika tidak maka, seluruh pelayanan di tingkat kecamatan akan ditutup.
Baca juga: VIDEO - Penemuan Jasad di Sungai Lae Soraya, Subulussalam, Tim Gabungan Lakukan Evakuasi
"Kami minta APBK disahkan hari ini juga, jika tidak maka mulai besok pelayanan di Kuala Baru, kami tutup," teriak Mansurdin.
Hal senada disampaikan Khairudin. Pihaknya sudah bersepakat menyetop pelayanan, jika APBK 2026 tidak disahkan hari ini, Rabu (8/6/2026).
"Kami telah bersepakat, kalau APBK tidak disahkan stop pelayan," kata Khairudin.
Pelayanan distop sebab tidak ada anggaran yang bisa digunakan, akibat APBK 2026 belum disahkan.
Bukan hanya anggaran pelayanan, gaji ASN juga belum diterima. "Bagimana kami mau bekerja, kalau anggaran tidak ada, dan tidak gajian," ujar Mansurdin.
Menurut Mansurdin, dirinya menyadari sebagai ASN merupakan pelayan masyarakat.
Baca juga: Pemuda Lae Butar Salurkan Donasi Senilai Rp 15,8 Juta untuk Korban Kebakaran di Aceh Singkil
Akan tetapi, pihaknya tidak bisa lagi mencari uang pinjaman untuk menjalankan pelayan kepada masyarakat.
"Hutang kami sudah banyak berbunga pula. Sementara anggaran kami ada, tapi tidak bisa ditarik karena APBK belum disahkan," tukas Mansurdin.
| Pejuang Pemekaran Aceh Singkil Diminta Ditabalkan Jadi Nama Jalan, Ini 10 Rekom Untuk Pemkab |
|
|---|
| Kontroversi Hari Jadi Aceh Singkil, Lahir Tanggal 20, Diperingati 27 April |
|
|---|
| Refleksi 27 Tahun Kabupaten Aceh Singkil di Mata Pegiat Literasi Wanhar Lingga |
|
|---|
| Segera Daftar! Pemasangan Listrik Gratis di Aceh Singkil Sampai 3 Mei 2026 |
|
|---|
| Polres Aceh Singkil Lakukan Evaluasi Kinerja dan Pelayanan Publik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Camat-Kuala-Baru-Mansurdin-dan-Camat-Singkil.jpg)