Kamis, 9 April 2026

Berita Pidie Jaya

31.512 KPM di Pidie Jaya Terima Bantuan Pangan Jatah Dua Bulan

Tercatat 31.512 kelompok penerima mamfaat atau KPM di Pidie Jaya menerima bantuan pangan jatah Februari dan Maret 2026.

Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Muhammad Hadi
Serambinews.com/HO
BANTUAN PANGAN : Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi, didampingi Forkopimda berfoto bersama dengan penerima bantuan pangan di Gampong Meurandeh Alue, Kecamatan Bandar Dua, Rabu (8/4/2026) 

Ringkasan Berita:Sebanyak 31.512 KPM di Pidie Jaya menerima bantuan pangan untuk Februari–Maret 2026 berupa beras dan minyak goreng.
 
Bantuan disalurkan Pemkab bersama Bulog dan diserahkan simbolis oleh Sibral Malasyi di Kecamatan Bandar Dua.
 
Program ini bertujuan menjaga ketahanan pangan, mengendalikan inflasi, dan mendukung kesejahteraan masyarakat.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Tercatat 31.512 kelompok penerima mamfaat atau KPM di Pidie Jaya menerima bantuan pangan jatah Februari dan Maret 2026. 

Bantuan itu disalurkan Pemkab Pidie Jaya melalui Dinas Pertanian dan Pangan Pidie Jaya kerja sama dengan Perum Bulog Cabang Sigli.

Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi MA, menyerahkan secara simbolis bantuan pangan kepada warga, di Gampong Meurandeh Alue, Kecamatan Bandar Dua, Rabu (8/4/2026). 

Berdasarkan data diperoleh Serambinews.com, Rabu (8/4/2026), menyebutkan, tercatat 31.512 KPM menerima bantuan pangan untuk jatah dua bulan (Februari dan Maret).

Adalah 10 Kg beras dan minyak goreng 2 kg.  Proses verifikasi penerima dan memastikan distribusi berjalan tertib dan tepat sasaran. 

Tidak ada kendala berarti yang dilaporkan selama proses penyaluran di lokasi ini.

Baca juga: Realisasi APBK Pidie Rp 1,90 Triliun, Wabup Angka Itu Masih Sementara Karena Belum Diaudit

Program itu dengan sasaran untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, sekaligus berperan dalam menjaga stabilitas harga beras. 

Upaya itu menjadi bagian dari strategi nasional untuk mengendalikan inflasi di tengah dinamika ekonomi. 

Yakni, dengan melakukan kolaborasi lintas sektor dengan melibatkan Bulog, TNI, Polri dan Badan Pusat Statistik atau BPS dengan Pemkab Pidie Jaya.

"Program bantuan pangan beras itu mencerminkan sinergi yang kuat antara Pemerintah Pusat, Pemkab, dan berbagai pemangku kepentingan," kata Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi MA, kepada Serambinews.com, Rabu (8/4/2026).

Menurutnya, bantuan pangan kepada 31.512 KPM kepada masyarakat, sebagai program untuk mendukung petani lokal. 

Di mana menunjukkan kontribusi nyata dalam mendukung produksi pangan lokal, sekaligus memenuhi kebutuhan distribusi bantuan.

Baca juga: Mahasiswa Universitas Jabal Ghafur Terapkan Teknologi Drip Irrigation di Pidie

Kata Bupati Pijay, komitmen pemerintah untuk memastikan bantuan itu harus tepat sasaran. 

Dengan pendekatan verifikasi yang ketat hingga pengawasan kualitas yang cermat. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved