Selasa, 14 April 2026

Berita Aceh Barat

Menuju Adipura, Aceh Barat Gandeng KLH Perkuat Tata Kelola Lingkungan

“Tim dari pusat menekankan pentingnya KIE dalam pengelolaan sampah guna mempercepat perubahan perilaku masyarakat,” ujar Dr. Kurdi, Kamis (9/4/2026).

Penulis: Sadul Bahri | Editor: Faisal Zamzami
Serambinews.com/HO
FOTO BERSAMA - Bupati Aceh Barat didampingi Plt Sekda menerima Tim KLH/BPLH Pusat saat verifikasi lapangan pengelolaan persampahan, Selasa (7/4/2026) di Meulaboh. Serambinews.com/HO. 

Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menunjukkan komitmen serius dalam meningkatkan tata kelola lingkungan hidup sebagai bagian dari upaya meraih penghargaan Adipura.
  • Komitmen tersebut ditandai dengan kunjungan kerja Tim Verifikasi Lapangan I dari Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) yang berlangsung selama tiga hari, 7–9 April 2026.
  • Kedatangan tim pusat ini disambut langsung oleh Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP, di ruang kerjanya.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Sa'dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menunjukkan komitmen serius dalam meningkatkan tata kelola lingkungan hidup sebagai bagian dari upaya meraih penghargaan Adipura.

Komitmen tersebut ditandai dengan kunjungan kerja Tim Verifikasi Lapangan I dari Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) yang berlangsung selama tiga hari, 7–9 April 2026.

Kedatangan tim pusat ini disambut langsung oleh Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP, di ruang kerjanya.

Ia didampingi Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah, Dr. Kurdi, yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Aceh Barat, bersama jajaran tim teknis terkait.

Dr. Kurdi menjelaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut strategis atas hasil penilaian Adipura di wilayah Provinsi Aceh.

Fokus utama kegiatan ini meliputi pemetaan aktivasi fasilitas pengelolaan sampah, pendampingan penyusunan Dokumen Rencana Induk Sistem Pengelolaan Persampahan (RISPS), serta penguatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE).

“Tim dari pusat menekankan pentingnya KIE dalam pengelolaan sampah guna mempercepat perubahan perilaku masyarakat,” ujar Dr. Kurdi, Kamis (9/4/2026).

Baca juga: Aceh Barat Prioritaskan Penanganan Sampah, Targetkan Kota Meulaboh Bersih dan Raih Adipura

Ia menambahkan, partisipasi aktif masyarakat, dunia usaha, dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan.

Selama kunjungan, Tim Direktorat Pencegahan Dampak Lingkungan Usaha dan Kegiatan (PDLUK) KLH/BPLH bersama tim pendamping melakukan peninjauan ke sejumlah titik strategis di Aceh Barat.

Di kawasan permukiman, verifikasi dilakukan di Desa Kuta Padang untuk melihat langsung pengelolaan sampah berbasis rumah tangga.

Selanjutnya, tim meninjau kawasan komersial seperti pasar dan pusat perbelanjaan Suzuya guna mengidentifikasi efektivitas pengelolaan sampah di sektor perdagangan.

Selain itu, perhatian juga difokuskan pada fasilitas Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R), termasuk kondisi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) hingga Tempat Pembuangan Akhir (TPA), yang menjadi bagian penting dalam mendukung standar penilaian Adipura.

Selain peninjauan lapangan, kegiatan ini juga mencakup pembinaan teknis dalam penyusunan dokumen RISPS.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved