Kamis, 9 April 2026

Info Aceh Tengah

Wabup Muchsin Hasan Evaluasi Permasalahan Drainase di Aceh Tengah

Wabup Aceh Tengah, Muchsin Hasan menggelar rapat evaluasi bersama para reje kampung untuk membahas persoalan drainase di diaerah tersebut.

Penulis: Alga Mahate Ara | Editor: Saifullah
Serambinews.com/HO
RAPAT EVALUASI - Wakil Bupati (Wabup) Aceh Tengah, Muchsin Hasan memimpin rapat evaluasi bersama reje kampung terkait permasalahan drainase di ruang rapat Setdakab Aceh Tengah, Kamis (9/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Wakil Bupati Aceh Tengah, Muchsin Hasan, menggelar rapat evaluasi bersama para reje kampung untuk membahas persoalan drainase yang kerap meluap saat hujan deras.
  • Sejumlah reje kampung menyampaikan kondisi drainase di wilayah masing-masing, mulai dari penyempitan saluran, penyumbatan sampah, hingga kerusakan akibat bencana.
  • Muchsin Hasan mencatat 15 masukan dari rapat tersebut dan berkomitmen menanganinya sesuai kemampuan daerah, dengan semangat kebersamaan demi kepentingan masyarakat.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Alga Mahate Ara | Aceh Tengah

SERAMBINEWS.COM, TAKENGON - Wakil Bupati (Wabup) Aceh Tengah, Muchsin Hasan menggelar rapat evaluasi bersama para reje kampung pada Kamis (9/4/2026), untuk membahas persoalan drainase yang kerap menimbulkan masalah saat curah hujan tinggi. 

Rapat ini merupakan tindak lanjut dari hasil monitoring lapangan yang menunjukkan banyak saluran drainase tidak berfungsi optimal sehingga menyebabkan luapan air ke jalan dan permukiman warga.

Dalam rapat tersebut, sejumlah reje kampung menyampaikan kondisi drainase di wilayah masing-masing. 

Reje Kampung Teluk One-One, Usman menuturkan, bahwa saluran drainase di kampungnya sering tidak mampu menampung debit air hujan, sehingga air meluap ke badan jalan.

Hal serupa diungkapkan Reje Kampung Keramat Mupakat yang menilai kapasitas drainase sudah tidak memadai akibat penyempitan saluran, penyumbatan sampah, dan endapan tanah.

Sementara itu, Reje Kampung Mendale menekankan, bahwa sebagian besar drainase di wilayahnya rusak parah akibat bencana, sehingga membutuhkan normalisasi maupun pelebaran saluran.

Menanggapi hal tersebut, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Aceh Tengah, Jauhari menegaskan, pentingnya peran camat dan reje kampung dalam menginventarisasi titik-titik permasalahan drainase. 

Baca juga: Wabup Aceh Tengah Turun Tangan Bersihkan Drainase, Cegah Banjir di Takengon

Inventarisasi ini nantinya akan dikoordinasikan dengan pihak terkait, termasuk BUMN, untuk mencari solusi bersama.

Wakil Bupati (Wabup) Aceh Tengah, Muchsin Hasan menyampaikan, bahwa pihaknya telah mencatat sedikitnya 15 masukan dari para reje kampung. 

Ia berkomitmen untuk memaksimalkan penanganan sesuai dengan kemampuan daerah.

“Alhamdulillah, sekitar 15 masukan sudah kami catat. Insya Allah, permasalahan ini akan kita maksimalkan penanganannya dengan menyesuaikan kemampuan daerah,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya semangat kebersamaan dalam menyelesaikan persoalan drainase demi kepentingan masyarakat. 

Rapat tersebut turut dihadiri oleh Kalaksa BPBD, Kepala Dinas Perkim, perwakilan PUPR, Kepala BPKK, Camat Lut Tawar, Camat Bebesen, serta perwakilan Camat Kebayakan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved