Rabu, 15 April 2026

Berita Banda Aceh

Dua Jenderal Aceh Perkuat Kodam IM, Pangdam Pimpin Sertijab

Dua brigadir jenderal putra Aceh Mahesa Fitriadi dan Ali Imran resmi menduduki jabatan strategis di lingkungan Kodam Iskandar Muda

Editor: mufti
COVER KORAN SERAMBI INDONESIA/KORAN SERAMBI INDONESIA
HEADLINE KORAN SERAMBI INDONESIA EDISI AHAD 20260412 

Keduanya merupakan putra asli Aceh yang memiliki pengalaman panjang di berbagai satuan strategis. Ali Imran dikenal menonjol dari jalur Kopassus dan intelijen strategis, sedangkan Mahesa Fitriadi memiliki rekam jejak kuat di bidang teritorial dan struktur intelijen TNI.

Brigjen TNI Ali Imran lahir di Banda Aceh pada 9 Juni 1978. Ia merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 2000 dari kecabangan Infanteri Kopassus. Sepanjang kariernya, Ali Imran banyak bertugas di satuan elite dan lembaga intelijen, seperti Kopassus, Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI, Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), hingga Pusat Intelijen Angkatan Darat (Pusintelad).

Ia juga pernah mengemban sejumlah jabatan penting, mulai dari komandan satuan di Kopassus hingga Komandan Kodim (Dandim) 0506/Tangerang. Pada level strategis, Ali Imran bertugas di lingkungan Bais TNI dan Pusintelad sebelum akhirnya dipercaya menjabat Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa pada 2024.

Pengalamannya mencakup berbagai operasi di sejumlah wilayah, termasuk Aceh dan Papua. Atas pengabdiannya, ia menerima sejumlah tanda jasa, di antaranya Satyalancana Dharma Nusa, Satyalancana Ksatria Yudha, dan Satyalancana Wira Karya.

Sementara itu, Brigjen TNI Mahesa Fitriadi lahir di Kota Bakti, Sigli, Kabupaten Pidie, pada 28 Oktober 1973. Ia dikenal sebagai perwira dengan pengalaman panjang di bidang teritorial dan intelijen. Mahesa pernah menjabat Dandim 0104/Aceh Timur pada 2014, kemudian Dandim 0101/Banda Aceh pada 2016–2017.

Kariernya berlanjut saat dipercaya menjadi Asisten Teritorial (Aster) Kasdam Iskandar Muda pada 2017. Setelah itu, ia menjabat Kepala Staf Korem (Kasrem) 061/Suryakencana di bawah Kodam III/Siliwangi pada periode 2021-2023.

Sebelum menduduki jabatan saat ini, Mahesa Fitriadi mengemban tugas sebagai Paban V/Pam Sintel TNI. Pada 1 Juli 2024, ia diangkat sebagai Komandan Satuan Intelijen (Dansatintel) Bais TNI, posisi strategis yang berkaitan langsung dengan intelijen pertahanan.

Penempatan dua perwira tinggi putra Aceh tersebut di jajaran strategis Kodam Iskandar Muda diharapkan mampu memperkuat pembinaan satuan serta meningkatkan sinergi antara TNI dan masyarakat di wilayah Aceh.(ra)

 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved