Berita Banda Aceh
Dua Jenderal Aceh Perkuat Kodam IM, Pangdam Pimpin Sertijab
Dua brigadir jenderal putra Aceh Mahesa Fitriadi dan Ali Imran resmi menduduki jabatan strategis di lingkungan Kodam Iskandar Muda
Keduanya merupakan putra asli Aceh yang memiliki pengalaman panjang di berbagai satuan strategis. Ali Imran dikenal menonjol dari jalur Kopassus dan intelijen strategis, sedangkan Mahesa Fitriadi memiliki rekam jejak kuat di bidang teritorial dan struktur intelijen TNI.
Brigjen TNI Ali Imran lahir di Banda Aceh pada 9 Juni 1978. Ia merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 2000 dari kecabangan Infanteri Kopassus. Sepanjang kariernya, Ali Imran banyak bertugas di satuan elite dan lembaga intelijen, seperti Kopassus, Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI, Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), hingga Pusat Intelijen Angkatan Darat (Pusintelad).
Ia juga pernah mengemban sejumlah jabatan penting, mulai dari komandan satuan di Kopassus hingga Komandan Kodim (Dandim) 0506/Tangerang. Pada level strategis, Ali Imran bertugas di lingkungan Bais TNI dan Pusintelad sebelum akhirnya dipercaya menjabat Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa pada 2024.
Pengalamannya mencakup berbagai operasi di sejumlah wilayah, termasuk Aceh dan Papua. Atas pengabdiannya, ia menerima sejumlah tanda jasa, di antaranya Satyalancana Dharma Nusa, Satyalancana Ksatria Yudha, dan Satyalancana Wira Karya.
Sementara itu, Brigjen TNI Mahesa Fitriadi lahir di Kota Bakti, Sigli, Kabupaten Pidie, pada 28 Oktober 1973. Ia dikenal sebagai perwira dengan pengalaman panjang di bidang teritorial dan intelijen. Mahesa pernah menjabat Dandim 0104/Aceh Timur pada 2014, kemudian Dandim 0101/Banda Aceh pada 2016–2017.
Kariernya berlanjut saat dipercaya menjadi Asisten Teritorial (Aster) Kasdam Iskandar Muda pada 2017. Setelah itu, ia menjabat Kepala Staf Korem (Kasrem) 061/Suryakencana di bawah Kodam III/Siliwangi pada periode 2021-2023.
Sebelum menduduki jabatan saat ini, Mahesa Fitriadi mengemban tugas sebagai Paban V/Pam Sintel TNI. Pada 1 Juli 2024, ia diangkat sebagai Komandan Satuan Intelijen (Dansatintel) Bais TNI, posisi strategis yang berkaitan langsung dengan intelijen pertahanan.
Penempatan dua perwira tinggi putra Aceh tersebut di jajaran strategis Kodam Iskandar Muda diharapkan mampu memperkuat pembinaan satuan serta meningkatkan sinergi antara TNI dan masyarakat di wilayah Aceh.(ra)
Mahesa Fitriadi
ALI IMRAN
Dua Jenderal Aceh
Pangdam IM Mayjen TNI Joko Hadi Susilo
Serambi Indonesia
Serambinews.com
Serambinews
| Nelayan Butuh Penyederhanaan Izin |
|
|---|
| Blok A Lifting 45 Ribu Barel Kondensat, Lifting Kondensat Perdana 2026 |
|
|---|
| Satgas PRR Aceh Minta Pemda Respons Serius Peringatan Cuaca Ekstrem BMKG |
|
|---|
| Pengemudi Mengantuk, 3 Kendaraan Tabrak Beruntun di Jalan Sultan Iskandar Muda Banda Aceh |
|
|---|
| Sekda Aceh Tekankan Kewirausahaan dan Integritas, Berbicara di Wisuda Universitas Widya Mataram |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Dua-Jenderal-Aceh-Perkuat-Kodam-IM.jpg)