Berita Aceh Besar
Viral Video Kemunculan Buaya di Krueng Sarah, Begini Penjelasan BKSDA Aceh
Video yang memperlihatkan dugaan kemunculan buaya di kawasan wisata alam pemandian Krueng Sarah, Kecamatan Leupung, Aceh Besar, viral di media
Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Mursal Ismail
Ringkasan Berita:
- Hasil penelaahan awal menunjukkan objek dalam video belum jelas sebagai buaya, namun tetap perlu diwaspadai.
- Dugaan kemunculan satwa bisa terjadi akibat hanyut saat banjir yang melanda wilayah tersebut sebelumnya.
- Kawasan pemandian Krueng Sarah ditutup sementara dan masyarakat diminta segera melapor jika menemukan tanda keberadaan satwa berbahaya.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Aceh Besar
SERAMBINEWS.COM, JANTHO – Video yang memperlihatkan dugaan kemunculan buaya di kawasan wisata alam pemandian Krueng Sarah, Kecamatan Leupung, Aceh Besar, viral di media sosial dalam beberapa hari terakhir.
Menanggapi video viral tersebut, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh memberikan klarifikasi sekaligus imbauan kepada masyarakat.
Kepala BKSDA Aceh, Ujang Wisnu Barata, mengatakan pihaknya telah menerima video tersebut sejak Selasa lalu dan langsung melakukan koordinasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
“Video ini kami terima dari Selasa lalu. Kami juga sudah berkoordinasi dengan KKP untuk menindaklanjuti informasi tersebut,” kata Ujang, dikonfirmasi Serambinews.com, Minggu (12/4/2026).
Menurut Ujang, berdasarkan hasil penelaahan awal terhadap video yang beredar, objek yang terlihat belum dapat dipastikan sebagai buaya.
“Di video tersebut tidak nampak jelas seperti buaya. Namun demikian, masyarakat tetap perlu waspada,” ujarnya.
Baca juga: Hilang Saat Berangkat Menyadap Karet, Kek Jikram Ditemukan Meninggal, Diduga Diterkam Buaya
Ujang juga mengimbau masyarakat dan pengelola wisata untuk segera melaporkan jika menemukan tanda-tanda keberadaan reptil berbahaya di kawasan tersebut.
“Kami minta masyarakat untuk sama-sama menginformasikan jika ada yang menjumpai tanda-tanda keberadaan satwa di lokasi itu,” tambahnya.
Lebih lanjut, Ujang menjelaskan kemungkinan kemunculan buaya di lokasi wisata alam itu bisa saja terjadi akibat terbawa arus banjir yang sempat melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu.
“Kalaupun ada kemungkinan buaya hanyut saat kondisi banjir beberapa saat yang lalu. Dari hasil pemantauan sudah tidak dijumpai (keberadaan buaya di kawasan itu),” jelasnya.
Ujang menambahkan, BKSDA Aceh bakal segera melakukan penangkapan dan mengamankan buaya tersebut ke habitat aslinya jika satwa tersebut kembali muncul di wilayah itu.
Pantauan Serambinews.com, saat ini wisata alam pemandian tersebut telah ditutup sementara waktu sejak munculnya satwa diduga buaya tersebut.
Baca juga: Warga Simeulue Tewas Diterkam Buaya, FJL Aceh Desak Pemerintah Bertindak Serius
Di depan lorong menuju lokasi wisata tersebut juga sudah dipasangkan papan pemberitahuan bahwa lokasi pemandian sedang ditutup untuk umum. (*)
| Sungai Krueng Aceh Keruh, Warga Jantho Ultimatum Tambang Emas Ilegal 3 Hari Wajib Berhenti |
|
|---|
| Jadi Penyebab Krueng Aceh Keruh, Warga Jantho Ultimatum Tambang Emas Ilegal 3 Hari Wajib Berhenti |
|
|---|
| Anggota DPRK Aceh Besar dari PAN Ahmad Zainuri Meninggal Dunia |
|
|---|
| Anggota DPRK Aceh Besar Fraksi PAN, Ahmad Zainuri Meninggal di Bandara SIM |
|
|---|
| Ular Piton 2 Meter Mangsa Ternak Warga Lhoong, BPBD Aceh Besar Lakukan Evakuasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/buaya12.jpg)