Berita Banda Aceh
Ekspor Perdana, PT PEMA Kirim 19 Ton Kopi Gayo ke Amerika Serikat
PT Pembangunan Aceh (PEMA) mencatatkan tonggak baru dengan mengekspor perdana 19 ton kopi arabika Gayo jenis Triple Pick ke Amerika Serikat
Penulis: Indra Wijaya | Editor: Muhammad Hadi
Ringkasan Berita:PT PT Pembangunan Aceh mengekspor perdana 19 ton kopi arabika Gayo ke Amerika Serikat melalui Sumatera Noble Coffee KSO pada April 2026.Ekspor ini menjadi langkah awal memperkuat posisi kopi Gayo di pasar global dan akan dilanjutkan dengan pengiriman berikutnya pada Mei.Program ini didukung kolaborasi petani, mitra usaha, serta dorongan Gubernur Aceh Muzakir Manaf untuk pengembangan komoditas unggulan daerah.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Indra Wijaya | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – PT Pembangunan Aceh (PEMA) mencatatkan tonggak baru dengan mengekspor perdana 19 ton kopi arabika Gayo jenis Triple Pick ke Amerika Serikat pada awal April 2026.
Ekspor yang dilakukan melalui anak usaha Sumatera Noble Coffee KSO ini menjadi langkah awal PEMA dalam menembus pasar global sekaligus memperkuat posisi kopi Gayo sebagai komoditas unggulan Aceh di kancah internasional.
Direktur Utama PT PEMA, Mawardi Nur, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, mulai dari petani, koperasi, mitra usaha hingga dukungan Pemerintah Aceh.
“Alhamdulillah, capaian ini bukan hanya kerja PEMA semata, tetapi buah dari sinergi semua pihak yang terlibat,” ujar Mawardi, Minggu (12/4/2026).
Menurutnya, ekspor ini juga menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam membangun bisnis kopi yang berkelanjutan.
Baca juga: BPMA Kembalikan WK South Blok Aceh ke Peta Migas Indonesia, Kini Jatuh ke Tangan PT PEMA
Saat ini, pihaknya tengah mempersiapkan pengiriman lanjutan ke Amerika Serikat yang dijadwalkan berlangsung pada awal Mei mendatang.
Dalam prosesnya, PEMA menggandeng mitra lokal dan petani untuk memastikan kualitas dan kuantitas kopi tetap terjaga.
Kolaborasi tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam menjaga keberlanjutan usaha sekaligus meningkatkan kepercayaan pasar internasional terhadap kopi Aceh.
“Ke depan, kami ingin membangun ekosistem usaha kopi yang inklusif agar manfaat ekonomi bisa dirasakan secara luas,” tambahnya.
Arahan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf
Langkah ini sejalan dengan arahan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, yang terus mendorong pengembangan komoditas unggulan daerah agar mampu bersaing di pasar dunia.
Selain ekspor, PEMA juga mencatat performa positif di pasar dalam negeri dengan penjualan 21 ton kopi ke Medan. Capaian ini semakin memperkuat kinerja perdagangan kopi perusahaan secara keseluruhan.
Dengan tren positif tersebut, PEMA optimistis sektor kopi dapat menjadi salah satu pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Aceh secara berkelanjutan.
Baca juga: Prabowo Soroti Paradoks Kopi dan Cokelat, RI Kaya Bahan Baku, Produk Olahan Masih Impor
| Forum Lintas Sektor Serukan Perbaikan Tata Kelola SDA di Aceh Saat Peringati HLHS 2026 |
|
|---|
| Pengurus PGRI Banda Aceh Periode 2024–2029 Dilantik, Illiza Tekankan Peran Guru Sebagai Pencetak SDM |
|
|---|
| Dinas Pangan Aceh Kembali Gelar Gerakan Pangan Murah 4 Hari, Dimulai dari Besok di Kios Pangan |
|
|---|
| BBM Naik Tajam, Tarif Angkutan Darat di Aceh Masih Bertahan, Organda Soroti Antrian Biosolar |
|
|---|
| Tarif Angkutan Darat di Aceh Masih Bertahan, Organda Soroti Antrian Biosolar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Ekspor-Perdana-PT-PEMA-Kirim-19-Ton-Kopi-Gayo-ke-AS.jpg)