Berita Aceh Selatan
Pemkab Aceh Selatan Imbau Warga Waspada Bencana Hidrometeorologi
“Waspada itu penting, oleh karena masyarakat untuk selalu memantau informasi cuaca terkini, menghindari aktivitas di daerah rawan bencana saat...
Penulis: Ilhami Syahputra | Editor: Nurul Hayati
Ringkasan Berita:
- Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi menyusul peringatan dini BMKG.
- BMKG melalui Stasiun Meteorologi Sultan Iskandar Muda Banda Aceh mendeteksi adanya pola siklonik, shearline, dan konvergensi yang berpotensi menimbulkan hujan lebat disertai kilat/petir serta angin kencang.
- Wilayah Aceh Selatan diperkirakan terdampak pada dua periode: 11–15 April dan 16–20 April 2026.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Ilhami Syahputra | Aceh Selatan
SERAMBINEWS.COM,TAPAKTUAN – Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi
Hal itu menyusul peringatan dini cuaca ekstrem dan siaga bencana hidrometeorologi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) di 23 Kabupaten/Kota di Aceh.
Peringatan tersebut dikeluarkan oleh Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh yang menyebutkan adanya gangguan atmosfer berupa pola siklonik yang membentuk belokan angin (shearline) serta konvergensi di wilayah Aceh.
Kondisi ini berpotensi menimbulkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang yang dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang.
Berdasarkan data BMKG, wilayah Aceh Selatan termasuk daerah yang berpotensi terdampak pada dua periode, yakni 11–15 April dan 16–20 April 2026.
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Aceh Selatan Diva Samudra Putra mengimbau masyarakat tetap waspada, terutama yang berada di daerah rawan.
“Waspada itu penting, oleh karena masyarakat untuk selalu memantau informasi cuaca terkini, menghindari aktivitas di daerah rawan bencana saat hujan lebat, serta menjaga kebersihan lingkungan, khususnya saluran air,” kata Plt Sekda saat dikonfirmasi, Senin (13/4/2026).
Baca juga: Sempat Hebohkan Warga, Pelaku Penganiayaan Adik Kandung di Aceh Selatan Diringkus Polisi
Selain imbauan kepada masyarakat, Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan juga menginstruksikan kepada seluruh instansi terkait untuk meningkatkan kesiapsiagaan.
“Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) diminta memastikan kesiapan personel dan peralatan, serta melakukan pemantauan intensif di wilayah rawan bencana serta instansi terkait lainnya juga harus siaga,” tegasnya.
Lebih lanjut, kata Sekda, Camat dan kepala desa juga diimbau untuk meningkatkan koordinasi dengan aparat setempat.
“Masyarakat diharapkan tetap tenang namun waspada, semoga daerah kita dijauhkan dari bencana,” pungkasnya.(*)
Bencana Hidrometeorologi
potensi bencana Hidrometeorologi
Waspada Bencana Hidrometeorologi
Pemkab Aceh Selatan
Serambinews.com
Serambinews
Aceh Selatan
| TNI dan Warga Gotong Royong Lanjutkan Pemasangan Rangka Jembatan Aramco di Pasi Rasian Aceh Selatan |
|
|---|
| Tinggal di Gubuk Beratap Terpal, Bupati Aceh Selatan: Saya Tak Ingin Ada Warga Tidur dengan Was-Was |
|
|---|
| Satreskrim Polres Aceh Selatan Ringkus Seorang Pemuda, Diduga Pelaku Pencurian Minyak Nilam |
|
|---|
| Pemkab Aceh Selatan Resmi Terapkan WFH Setiap Jumat, Sejumlah Layanan Publik Tetap Berjalan |
|
|---|
| Pemkab Aceh Selatan Terapkan WFH Setiap Jumat mulai 10 April 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Diva-Samudra09.jpg)