Jumat, 24 April 2026

Dunia Kampus

Gelar Festival Pendidikan, Komunikasi Unimal: Nilai Lokal Modal Hadapi Tantangan Global

Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Malikussaleh (Unimal) menggelar Festival Pendidikan

Penulis: Jafaruddin | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/Dok Panitia
BUKA FESTIVAL - Mahasiswa Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Unimal foto bersama Dekan Teuku Zulkarnaen, PhD, dan jajaran seusai pembukaan Festival Pendidikan, Selasa (14/4/2026), di Kampus Bukit Indah, Lhokseumawe. Foto: Dok Panitia. 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Jafaruddin | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE – Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Malikussaleh (Unimal) menggelar Festival Pendidikan selama tiga hari, mulai 14 hingga 16 April 2026, di Kampus Bukit Indah, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe.

Kegiatan bertajuk Comfest (Communication Festival) 2026 ini mengusung tema “From Nusantara to The World: Koneksi Global, Warisan Lokal” sebagai upaya menegaskan pentingnya nilai-nilai lokal sebagai modal utama dalam menghadapi tantangan global.

Dekan FISIP Unimal, Teuku Zulkarnaen, PhD, dalam sambutannya menekankan bahwa generasi muda perlu mampu menjaga dan menghargai warisan lokal di tengah arus globalisasi yang semakin kuat.

“Nilai-nilai lokal yang diwariskan harus menjadi fondasi dalam menghadapi berbagai tantangan global. Di sinilah peran perguruan tinggi, khususnya dosen, untuk membimbing mahasiswa agar memiliki arah yang jelas ke depan,” ujarnya.

Baca juga: Buka Rakor MPU Se-Aceh, Wagub Mohon Ulama Sampaikan Proses Pembangunan Aceh kepada Rakyat

Festival ini merupakan bagian dari praktik pembelajaran mata kuliah Event Organizer yang dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam merancang dan mengelola kegiatan berskala besar.

Kegiatan yang seharusnya dilaksanakan pada akhir semester ganjil tersebut sempat tertunda akibat musibah banjir dan baru dapat direalisasikan pada awal semester genap.

Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi Unimal, Awaludin Arifin, MIKom, kepada Serambinews.com, Selasa (14/4/2026), menyampaikan bahwa tema festival selaras dengan visi program studi yang berorientasi pada keunggulan global berbasis potensi lokal.

Ia juga menyoroti pentingnya penguasaan bahasa Inggris sebagai salah satu kunci bagi mahasiswa untuk terlibat dalam aktivitas global. Karena itu, pihak program studi terus mendorong peningkatan kompetensi bahasa melalui kurikulum serta suasana akademik yang mendukung.

“Mahasiswa harus mampu mengomunikasikan gagasan di tingkat global tanpa meninggalkan identitas lokalnya,” ujar Awaludin yang juga alumni Ilmu Komunikasi Unimal.

Sementara itu, Ketua Jurusan Ilmu Politik dan Ilmu Komunikasi, Subhani, MSi, mengapresiasi penyelenggaraan festival tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi dan daya saing mahasiswa.

Menurutnya, mahasiswa Ilmu Komunikasi selama ini telah menunjukkan kontribusi nyata dalam berbagai kompetisi tingkat nasional maupun internasional. Capaian tersebut dinilai tidak hanya mengharumkan nama institusi, tetapi juga memperkuat portofolio mahasiswa.

“Setiap kegiatan mahasiswa harus berorientasi pada kompetensi dan kompetisi, sehingga mereka siap menghadapi persaingan di dunia kerja maupun masyarakat luas,” ujarnya.

Melalui festival ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman praktis, tetapi juga didorong untuk membangun perspektif global dengan tetap berakar pada nilai-nilai lokal sebagai identitas dan kekuatan utama. (*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved