Rabu, 15 April 2026

Abdya

Lomba Dalail Khairat Antar Pesantren Meriahkan HUT Ke-24 Abdya

Wakil Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Zaman Akli resmi membuka Perlombaan Dalail Khairat antar Pesantren, yang digelar di halaman Masjid...

Penulis: Masrian Mizani | Editor: Eddy Fitriadi
Serambinews.com/Masrian Mizani
LOMBA DALAIL KHAIRAT - Santri Pondok Pesantren Darul Ikhlas Manggeng, mengikuti lomba Dalail Khairat dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-24 Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), yang digelar di halaman Masjid Agung Baitul Ghafur, Blangpidie, Selasa (14/4/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Zaman Akli membuka lomba Dalail Khairat antar pesantren di Masjid Agung Baitul Ghafur, Blangpidie, dalam rangka HUT ke-24 Abdya.
  • Kegiatan yang diikuti 17 pesantren itu berlangsung selama empat malam, 14–17 April 2026.
  • Panitia berharap lomba ini menjadi ajang memperkuat kecintaan kepada Rasulullah serta menjunjung sportivitas.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Masrian Mizani I Aceh Barat Daya 

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Wakil Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Zaman Akli resmi membuka Perlombaan Dalail Khairat antar Pesantren, yang digelar di halaman Masjid Agung Baitul Ghafur, Blangpidie, Selasa malam (14/4/2026).

Pada kegiatan tersebut, ikut hadir Plt Sekda Abdya Amrizal, Ketua MPU Tgk Muhammad Dahlan, para Asisten, Staf Ahli, para Kepala SKPK, ulama, dan para santri.

Kegiatan perlombaan Dalail Khairat tersebut dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-24 Kabupaten Abdya.

Kepala Dinas Pendidikan Dayah Abdya, Tgk Junaidi, dalam kesempatan itu mengatakan, perlombaan Dalail Khairat tersebut diikuti oleh 17 pesantren dalam wilayah kabupaten setempat.

Baca juga: Dandim Abdya Imbau Warga Tetap Tenang Sikapi Peringatan Cuaca Ekstrem dari BMKG

"Kegiatan ini dilaksanakan selama 4 malam, mulai 14 hingga 17 April 2026, di halaman Masjid Agung Baitul Ghafur Abdya," kata Tgk Junaidi.

Ia berharap perlombaan tersebut dapat terselenggara semaksimal mungkin.

Kepada para peserta perlombaan, ia berpesan agar mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjadikan ajang ini sebagai sarana untuk meningkatkan kemampuan dan memperdalam kecintaan kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam. 

"Menang atau kalah bukanlah tujuan utama, tetapi bagaimana kita dapat mengambil hikmah dan keberkahan dari setiap proses yang kita jalani," pungkas Tgk Junaidi. (*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved