Breaking News
Selasa, 21 April 2026

Berita Aceh Besar

Museum Indrapurwa Resmi Beroperasi, Jadi Pusat Edukasi dan Pelestarian Sejarah

"Museum ini menampilkan berbagai artefak penting, mulai dari peninggalan prasejarah, benda-benda bersejarah kerajaan

Penulis: Yarmen Dinamika | Editor: Nur Nihayati
Serambinews.com/serambinews
Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah 1 Aceh, Piet Rusdi SS (tengah) bersama Kepala Museum Indrapurwa, Saifullah dan Kurator Museum, Daeng Ambo saat diskusi di museum baru tersebut, Senin (13/4/2026). 

"Museum ini menampilkan berbagai artefak penting, mulai dari peninggalan prasejarah, benda-benda bersejarah kerajaan

Laporan  Wartawan Serambi Indonesia, Yarmen Dinamika I Jantho

SERAMBINEWS.COM, ACEH BESAR - Museum Indrapurwa, hasil kreasi Ikatan Pemuda Peukan Bada (IPPB) Aceh Besar, kini resmi dibuka untuk umum setelah melalui proses kurasi koleksi selama sebulan terakhir. 

Hal itu disampaikan Kepala Museum Indrapurwa, Saifullah didampingi jajarannya ketika menerima kunjungan Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK), Piet Rusdi SS dalam rangka survei registrasi museum, Senin, 13 April 2026.

Museum baru ini berlokasi di Sekretariat Ikatan Pemuda Peukan Bada (IPPB) dekat Mapolsek Peukan Bada. Tepatnya di Gampong Lam Geu Eue, Kecamatan Peukan Bada.

Jam operasionalnya mulai 09.00-12.00 dan14.00- 17.00 WIB setiap Senin s.d. Jumat. 

"Pengunjung tidak dikutip bayaran," kata Saifullah menjawab Serambinews.com, Rabu (15/4/2026) pagi.

Ia tambahkan bahwa Museum Indrapurwa dirancang sebagai ruang edukatif yang interaktif dengan menyiapkan koleksi bersejarah yang autentik untuk bahan belajar generasi muda.

Baca juga: Gerakan Literasi Aceh Diperkuat, Kadisdik Targetkan Lahir 20 Buku Fiksi Karya Guru dan Siswa

"Museum ini menampilkan berbagai artefak penting, mulai dari peninggalan prasejarah, benda-benda bersejarah kerajaan, hingga dokumentasi perkembangan sosial dan budaya masyarakat," rincinya.

Kehadiran Museum Indrapurwa tersebut ia harapkan dapat menjadi pusat penelitian dan pembelajaran bagi pelajar, mahasiswa, serta masyarakat umum.

Ke depan tidak hanya itu, museum ini juga ditargetkan menjadi destinasi wisata unggulan yang mampu menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

"Museum Indrapurwa siap menjadi ikon baru dalam pelestarian sejarah sekaligus sarana rekreasi yang bernilai edukatif, " ujarnya.

"Terima kasih kepada Kepala BPK Wilayah 1 Aceh dan tim yang telah mengunjungi kami dalam rangka survei pendaftaran museum, terima kasih juga kepada Pemkab Aceh Besar melalui Disdikbud,  Camat Peukan Bada, Sekcam Peukan Bada dan jajaran, serta pihak lainnya  yang ikut mendukung Museum Indrapurwa," tutupnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved