Berita Aceh Timur
Jembatan Penghubung Putus, Warga Pante Kera Kesusahan Akses
Kepala Desa Pante Kera, Sabilah, menjelaskan, jembatan penghubung tersebut memiliki panjang kurang lebih 120 meter, dibangun dengan dana desa
Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Subur Dani
Ringkasan Berita:
- Jembatan penghubung antar dusun yang menghubungkan Dusun Aluer Merbo dengan Dusun Pante Cermin putus akibat diterjang banjir pada Akhir 2025 lalu.
- Hingga saat ini jembatan tersebut masih belum bisa difungsikan.
- Warga terpaksa menggunakan rakit atau getek bantuan BNPB untuk menyeberang, namun tidak bisa dipakai saat arus deras dan tidak mampu menanggung beban hasil panen dalam jumlah besar.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Maulidi Alfata | Aceh Timur
SERAMBINEWS.COM, IDI - Jembatan penghubung antar dusun yang menghubungkan Dusun Aluer Merbo dengan Dusun Pante Cermin putus akibat diterjang banjir pada Akhir 2025 lalu.
Hingga saat ini jembatan tersebut masih belum bisa difungsikan.
Kepala Desa Pante Kera, Sabilah, menjelaskan, jembatan penghubung tersebut memiliki panjang kurang lebih 120 meter, dibangun dengan dana desa sejak tahun 2017.
Jembatan itu menurutnya sangat penting untuk masyarakat di sana untuk aktivitas dan lalu lintas sehari-hari.
Baca juga: 24.500 UMKM Terdampak Banjir di Aceh Timur Terdata, Pedagang Musiman Tak Masuk Kriteria
"Pasca banjir masyarakat yang ingin melintasi Dusun Pante Cermin, terpaksa menggunakan raket atau getek yang diberikan BNPB dan itu tidak bisa digunakan jika kondisi arus sungai sedang deras," tuturnya, Rabu (15/4/2026).
Kondisi seperti itu membuat masyarakat di sana terbatas aktivitasnya selama melakukan pekerjaan sehari-hari, mulai dari harus melihat arus sungai saat hendak melintas ke pusat desa.
Baca juga: UPDATE Harga Emas di Aceh 15 April 2026: Banda Aceh & Langsa Menguat, Abdya Turun Usai 1 Jam Naik
Serta tidak bisa mengeluarkan hasil panen dalam jumlah besar karena getek dan rakit yang tersedia belum bisa menanggung beban berat.
Sabilah berharap, pemerintah bisa membangun jembatan Bayley untuk akses penghubung kembali normal di Desa Pante Kera.
Baca juga: VIDEO - Trump Kecewa pada PM Italia, Sindir Meloni Tak Tahu Terima Kasih Usai Bela Paus
"Ini harapan masyarakat, semoga cepat adanya jembatan Bayley, karena kami sangat membutuhkan," tuturnya.
Saat ini, masyarakat di dusun Pante Cermin hendak keluar desa atau keluar dusun harus melewati sungai aliran dari Sungai Lokop tersebut, mereka perlu waktu 5 hingga 10 untuk sampai ke ke tujuan yang diinginkan.(*)
| 24.500 UMKM Terdampak Banjir di Aceh Timur Terdata, Pedagang Musiman Tak Masuk Kriteria |
|
|---|
| Harga Emas di Aceh Timur Melesat Capai 8,6 Juta Per Mayam |
|
|---|
| Cuaca Aceh Timur Cerah Berawan Hari Ini, BMKG Tetap Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem |
|
|---|
| Muscab PKB Aceh Timur Tetapkan 6 Nama Calon Ketua |
|
|---|
| Awan Mendung Tebal Selimuti Langit Aceh Timur, BMKG Ingatkan Fenomena MJO |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/JEMBATAN-RUSAK-20260415.jpg)