Kamis, 16 April 2026

Berita Aceh Timur

Jembatan Penghubung Putus, Warga Pante Kera Kesusahan Akses

Kepala Desa Pante Kera, Sabilah, menjelaskan, jembatan penghubung tersebut memiliki panjang kurang lebih 120 meter, dibangun dengan dana desa

Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Subur Dani
for serambinews
Pondasi jembatan gantung penghubung antar dusun dan desa di Pante Kera, Kecamatan Simpang Jernih, putus usai dihantam banjir pada akhir 2025 lalu, ki k masyarakat di sana harus mengarungi sungai jika ingin melintasi dusun, Rabu (15/4/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Jembatan penghubung antar dusun yang menghubungkan Dusun Aluer Merbo dengan Dusun Pante Cermin putus akibat diterjang banjir pada Akhir 2025 lalu.
  • Hingga saat ini jembatan tersebut masih belum bisa difungsikan.
  • Warga terpaksa menggunakan rakit atau getek bantuan BNPB untuk menyeberang, namun tidak bisa dipakai saat arus deras dan tidak mampu menanggung beban hasil panen dalam jumlah besar.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Maulidi Alfata | Aceh Timur 

SERAMBINEWS.COM, IDI - Jembatan penghubung antar dusun yang menghubungkan Dusun Aluer Merbo dengan Dusun Pante Cermin putus akibat diterjang banjir pada Akhir 2025 lalu. 

Hingga saat ini jembatan tersebut masih belum bisa difungsikan.

Kepala Desa Pante Kera, Sabilah, menjelaskan, jembatan penghubung tersebut memiliki panjang kurang lebih 120 meter, dibangun dengan dana desa sejak tahun 2017. 

Jembatan itu menurutnya sangat penting untuk masyarakat di sana untuk aktivitas dan lalu lintas sehari-hari.

Baca juga: 24.500 UMKM Terdampak Banjir di Aceh Timur Terdata, Pedagang Musiman Tak Masuk Kriteria

"Pasca banjir masyarakat yang ingin melintasi Dusun Pante Cermin, terpaksa menggunakan raket atau getek yang diberikan BNPB dan itu tidak bisa digunakan jika kondisi arus sungai sedang deras," tuturnya, Rabu (15/4/2026). 

Kondisi seperti itu membuat masyarakat di sana terbatas aktivitasnya selama melakukan pekerjaan sehari-hari, mulai dari harus melihat arus sungai saat hendak melintas ke pusat desa.

Baca juga: UPDATE Harga Emas di Aceh 15 April 2026: Banda Aceh & Langsa Menguat, Abdya Turun Usai 1 Jam Naik

Serta tidak bisa mengeluarkan hasil panen dalam jumlah besar karena getek dan rakit yang tersedia belum bisa menanggung beban berat.

Sabilah berharap, pemerintah bisa membangun jembatan Bayley untuk akses penghubung kembali normal di Desa Pante Kera.

Baca juga: VIDEO - Trump Kecewa pada PM Italia, Sindir Meloni Tak Tahu Terima Kasih Usai Bela Paus

"Ini harapan masyarakat, semoga cepat adanya jembatan Bayley, karena kami sangat membutuhkan," tuturnya.

Saat ini, masyarakat di dusun Pante Cermin hendak keluar desa atau keluar dusun harus melewati sungai aliran dari Sungai Lokop tersebut, mereka perlu waktu 5 hingga 10 untuk sampai ke ke tujuan yang diinginkan.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved