Jumat, 17 April 2026

Berita Aceh Utara

Aceh Utara Butuh 65 Ribu Unit Mobiler Untuk 669 Sekolah

65.000 kursi dan meja dibutuhkan untuk 669 sekolah yang terdampak banjir, (karena) saat ini siswa masih belajar di lantai,” Irhamni

Editor: mufti
Serambinews.com/HO
FOTO BEBERAPA WAKTU YANG LALU -- Foto udara bangunan Gedung sekolah SDN 19 Matang Serdang, Desa Matang Serdang, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, direnovasi TNI AD bantuan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak 
Ringkasan Berita:
  • Sekolah di Aceh Utara saat ini membutuhkan 65.000 unit mobiler sekolah, berupa kursi dan meja, untuk menggantikan barang yang rusak akibat banjir besar
  • Data Pusat Informasi Posko Bencana BPBD Aceh Utara terdapat 670 satuan pendidikan yang terdampak banjir, terdiri dari 274 PAUD/TK, 271 SD, 102 SMP, serta 23 sekolah kesetaraan
  • Pemkab Aceh Utara mengajukan bantuan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)

“65.000 kursi dan meja dibutuhkan untuk 669 sekolah yang terdampak banjir, (karena) saat ini siswa masih belajar di lantai,” Irhamni, Kabid Dikdasmen Disdikbud Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Sekolah di Aceh Utara saat ini membutuhkan 65.000 unit mobiler sekolah, berupa kursi dan meja, untuk menggantikan barang yang rusak akibat banjir besar pada akhir tahun lalu.

Kursi dan meja itu untuk memenuhi kebutuhan 669 sekolah yang terdampak banjir. Saat ini sebagian besar pelajar di Aceh Utara masih belajar di lantai, karena ketiadaan sarana pendukung lagi.

“65.000 kursi dan meja dibutuhkan untuk 669 sekolah yang terdampak banjir, (karena) saat ini siswa masih belajar di lantai,” ujar Kabid Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Disdikbud Aceh Utara, Dr Irhamni, kepada Serambi, Rabu (15/4/2026)

Data Pusat Informasi Posko Bencana BPBD Aceh Utara yang diperoleh Serambi, terdapat 670 satuan pendidikan yang terdampak banjir, terdiri dari 274 PAUD/TK, 271 SD, 102 SMP, serta 23 sekolah kesetaraan.

Selain terdampak secara langsung, berbagai sarana penunjang pendidikan juga mengalami kerusakan.Tercatat 1.081 set alat peraga pendidikan, 1.812 set mobiler, serta 1.861 unit alat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) ikut terdampak banjir. 

Tak hanya itu, fasilitas praktikum juga mengalami kerusakan, meliputi 579 set alat laboratorium dan 1.678 set KIT Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Sementara itu, sebanyak 27.602 eksemplar buku turut terdampak akibat genangan air.

Kerusakan ini berdampak langsung pada aktivitas belajar mengajar, terutama bagi ribuan siswa yang tersebar di wilayah terdampak banjir. Data juga mencatat sebanyak 74.383 siswa dan 9.071 guru ikut terdampak dalam bencana tersebut.

Dr Irhamni mengatakan, pihaknya telah melakukan pendataan terhadap sekolah-sekolah terdampak dan mengusulkan perbaikan kepada pemerintah pusat. “Kita sudah melakukan pendataan dan sudah mengusulkan. Untuk tahap pertama akan dilakukan perbaikan ruang belajar dulu, karena banyak sekolah di Aceh Utara yang rusak,” ujarnya.

Hingga kini sekolah yang terdampak tersebut belum memiliki meja dan kursi untuk belajar. Sehingga siswa harus belajar secara lesehan atau di lantai.(jaf)

Usul Melalui APBN

Kabid Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Disdikbud Aceh Utara, Dr Irhamni menjelaskan, keterbatasan anggaran daerah menjadi kendala utama dalam percepatan pembangunan kembali sarana pendidikan tersebut.

Oleh karena itu, Pemkab Aceh Utara mengajukan bantuan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). “Kita sudah mengusulkan ke APBN, karena dana yang tersedia tidak mencukupi untuk membangun sekolah yang rusak,” tambahnya.

Menurut Irhamni, saat ini proses pengusulan tengah berjalan di tingkat kementerian. Ia optimistis perbaikan ruang belajar dapat segera dimulai setelah penandatanganan kontrak dalam waktu dekat. “Sekarang sedang berproses, kemudian setelah teken kontrak bulan depan akan dilakukan perbaikan sekolah yang rusak,” jelasnya.

Ia menambahkan, pengadaan mobilier baru akan dilakukan setelah proses rehabilitasi ruang kelas selesai. Oleh karena itu, pihak sekolah diminta bersabar menunggu tahapan tersebut.(jaf)

Kebutuhan Mobiler Sekolah

  • Aceh Utara butuhk 65.000 unit kursi dan meja
  • Untuk memenuhi 669 sekolah terdampak
  • Banyak siswa masih belajar di lantai
  • Alat peraga, perangkat TIK, alat lab, dan KIT IPA juga rusak
  • Dampak bencana dirasa oleh 74.383 siswa dan 9.071 guru
  • Pemkab Aceh Utara mengusulkan bantuan melalui APBN
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved