Berita Banda Aceh
Sepanjang 2026, Baru 1 Persen Bayi di Aceh Mendapat Imunisasi Lengkap
Dinas Kesehatan Aceh mencatat sepanjang tahun 2026, baru 1 persen anak bayi di Aceh mendapat imunisasi lengkap.
Penulis: Indra Wijaya | Editor: Muhammad Hadi
Ringkasan Berita:Dinas Kesehatan Aceh mencatat sepanjang 2026 baru 1 persen bayi di Aceh mendapat imunisasi lengkap, menempatkan Aceh di posisi kedua terendah nasional di Indonesia.Cakupan terendah per daerah: Pidie (1,9 % ), Sabang (2,2 % ), dan Bireuen (2,9 % ); tertinggi: Lhokseumawe (19,4 % ), Aceh Tengah (15,9 % ), dan Aceh Tenggara (15,2 % ).Rendahnya capaian dipicu kekhawatiran orang tua terhadap efek samping imunisasi, sementara pemerintah menargetkan peningkatan hingga 50 % pada 2026.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Indra Wijaya | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, ACEH BESAR - Dinas Kesehatan Aceh mencatat sepanjang tahun 2026, baru 1 persen anak bayi di Aceh mendapat imunisasi lengkap.
Di mana cakupan imunisasi bayi lengkap per 30 Maret 2026, menunjukkan Aceh berada di posisi kedua terakhir di atas Provinsi Pegunungan.
"Saat berdasarkan data yang diterima cakupan imunisasi di Aceh secara nasional, Aceh berada di posisi kedua terakhir dari 38 provinsi yang ada di Indonesia," kata Kabid P2P Dinkes Aceh, dr. Iman Murahman, Sp.KKLP, MKM kepada wartawan, Jumat (17/4/2026).
Baca juga: Kasus Campak di Aceh Menurun, Dinkes: KLB Masih Terjadi Akibat Rendahnya Imunisasi
Sementara untuk per kabupaten kota di Aceh, Kabupaten Pidie menjadi salah kabupaten dengan cakupan imunisasi paling rendah di angka 1,9 persen, kemudian Sabang 2,2 persen dan Bireuen 2,9 persen.
Sementara Kota Lhokseumawe sepanjang 2026, menjadi daerah dengan cakupan imunisasi lengkap paling tinggi di angka 19,4 persen, disusul Aceh Tengah 15,9 persen dan Aceh Tenggara 15,2 persen.
"Penyebabnya itu alasannya karena orang tua tidak mau membawa anaknya diberikan imunisasi. Terutama alasan karena takutnya adanya efek samping pasca diberikan imunisasi," ucapnya.
Lebih rentan terserang virus
Padahal, kata Iman, bagi anak yang tidak mendapatkan imunisasi lengkap, ia akan lebih rentan terserang virus-virus yang mengganggu tumbuh kembang anak.
Pihaknya kini terus menjalin komunikasi dengan kepala daerah kabupaten/kota di Aceh, guna mendukung pelaksanaan imunisasi. Hal itu agar, capaian imunisasi di daerah dapat tercapai.
"Dengan pendekatan ini, diharapkan dapat meningkatkan capaian imunisasi. Tahun 2026 ini target kita 50 persen dulu capaian imunisasinya," tegasnya.
Baca juga: Rendahnya Cakupan Imunisasi di Aceh
| Pakar Arsitek Dunia Belajar soal Bencana ke Aceh, Menteri Ekraf RI Buka Konferensi Internasional DR3 |
|
|---|
| ICMI Aceh Jalin Kerja Sama dengan KPJ Tawakkal Malaysia, Gelar Seminar Pelayanan Kesehatan |
|
|---|
| Ahmad Doli: Pengelolaan Otsus Aceh Harus Ada Perencanaan Matang |
|
|---|
| Haji Uma Apresiasi Gerak Cepat Polda Aceh Tangani Kasus Live Syur Remaja Aceh, Keluarga: Kami Malu |
|
|---|
| Larangan Konvoi Kelulusan SMA Dinilai Tepat, Dosen UIN Ar-Raniry Dorong Budaya Perayaan Lebih Islami |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Kabid-P2P-Dinkes-Aceh-dr-Iman-Murahman-SpKKLP-MKM-menjelaskan-tentang-imunisasi.jpg)