Minggu, 10 Mei 2026

Sagoe UIN Ar Raniry

Prof Eka Isi Kuliah Tamu di Seoul National University, Bahas Riset Generasi Muda Muslim dan K-Pop

Dalam kuliahnya, Prof Eka memaparkan hasil riset mengenai generasi muda Muslim

Tayang:
Penulis: Sara Masroni | Editor: IKL
for serambinews
Akademisi sekaligus Guru Besar UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof Eka Srimulyani saat menyampaikan kuliah tamu di Seoul National University (SNU), Korea Selatan, Senin (13/4/2026). 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Akademisi sekaligus Guru Besar UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof Eka Srimulyani, diundang menyampaikan kuliah tamu di Seoul National University (SNU), Korea Selatan, Senin (13/4/2026). Direktur Pascasarjana UIN Ar-Raniry ini memberikan kuliah pada program Pascasarjana Global Education Cooperation di College of Education kampus nomor wahid di Korea tersebut.

Dalam kuliahnya, Prof Eka memaparkan hasil riset mengenai generasi muda Muslim dan pengaruh budaya K-pop di Seoul, Korea Selatan. Penelitian tersebut merupakan kolaborasi dengan tim peneliti dari Global Education Cooperation SNU.

Ia mengungkapkan, hasil riset mereka menunjukkan adanya hibriditas budaya di kalangan generasi muda Muslim, terutama dari kelompok diaspora, baik mahasiswa internasional maupun pekerja migran. Riset itu tidak hanya menyoroti Muslim diaspora, tetapi juga generasi muda Muslim dari masyarakat Korea yang menjadi mualaf.

Kelas tersebut diampu oleh Profesor Sunsang Yoo yang juga merupakan Direktur Global Education Cooperation. Mata kuliah ini berfokus pada kajian pendidikan serta kerja sama pembangunan internasional. Selain menyampaikan kuliah di College of Education, Prof Eka juga memberikan kuliah di Asia Centre Seoul National University atas undangan Profesor Kim Hyung Jong (Direktur Southeast Asia Centre). Dalam undangannya, Professor Kim Ia berharap kuliah tamu tersebut dapat mendorong diskusi dan kolaborasi di kalangan peneliti dan mahasiswa, khususnya di Southeast Asia Centre.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian dari kelanjutan kerja sama akademik yang telah terjalin, dan baginya ini adalah upaya untuk melakukan riset-riset lapangan di luar negara dan masyarakat sendiri. “Memang ada kendala bahasa, namun dalam hal ini ada asisten peneliti dari Korea yang membantu proses fieldwork selama di Korea,” ujar Prof Eka. 

“Kolaborasi ini diharapkan semakin memperkuat jejaring akademik. Kami juga bersepakat melanjutkan kerja sama riset ini ke tahap berikutnya (publikasi) serta terus berkomunikasi untuk peluang kolaborasi lainnya yang bermanfaat bagi institusi,” tambahnya.

Sementara Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh Prof Dr Mujiburrahman menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, kepercayaan yang diberikan oleh SNU menunjukkan pengakuan internasional terhadap kapasitas akademisi UIN Ar-Raniry.

Ia juga menilai hal ini sejalan dengan reputasi Seoul National University yang secara konsisten masuk dalam jajaran perguruan tinggi terbaik dunia versi World University Rankings (WUR). “Ini merupakan capaian yang membanggakan sekaligus menunjukkan bahwa dosen UIN Ar-Raniry mampu berkiprah di level global. Kami berharap momentum ini semakin memperkuat internasionalisasi kampus,” pungkas Prof Mujiburrahman.(*)

Baca juga: UIN Ar-Raniry Tetapkan 4 Bakal Calon Rektor Periode 2026-2030

Baca juga: Larangan Konvoi Kelulusan SMA Dinilai Tepat, Dosen UIN Ar-Raniry Dorong Budaya Perayaan Lebih Islami

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved