Kamis, 16 April 2026

Sagoe UIN Ar Raniry

UIN Ar-Raniry dan BI Perkuat Kolaborasi, Cetak SDM Unggul di Aceh

UIN Ar-Raniry dan BI Perkuat Kolaborasi, Cetak SDM Unggul di Aceh, Rektor Apresiasi Tambah Kuota Beasiswa dari 50 Jadi 130 Mahasiswa

|
Penulis: Sara Masroni | Editor: IKL
Humas UIN Ar Raniry
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN Ar-Raniry, Prof Mursyid Djawas (kanan) bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Aceh, Agus Chusaini usai penandatanganan kerja sama pada kegiatan Kick Off PPK 2026 di Aula FMIPA USK, Rabu (15/4/2026). 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - UIN Ar-Raniry Banda Aceh memperkuat komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul dan mendorong inovasi ekonomi daerah melalui kolaborasi strategis dengan Bank Indonesia dalam Program Pendidikan Kebanksentralan (PPK) 2026. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara UIN Ar-Raniry dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Aceh pada kegiatan Kick Off PPK 2026 di Aula FMIPA Universitas Syiah Kuala, Rabu (15/4/2026).

Melalui kerja sama ini, UIN Ar-Raniry akan mengimplementasikan sejumlah program strategis, antara lain peningkatan literasi kebanksentralan, pemberian bantuan pendidikan, serta penguatan riset di bidang kebanksentralan.

uin_16042026
FOTO BERSAMA - Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN Ar-Raniry, Prof Mursyid Djawas bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Aceh, Agus Chusaini melakukan foto bersama usai penandatanganan kerja sama pada kegiatan Kick Off PPK 2026 di Aula FMIPA USK, Rabu (15/4/2026).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh, Agus Chusaini mengatakan, program tersebut merupakan bentuk komitmen Bank Indonesia dalam meningkatkan kualitas SDM melalui pendidikan tinggi.

Menurutnya, PPK mengedepankan tiga pilar utama, yakni pembelajaran, penelitian, dan pemberdayaan, yang diharapkan dapat memberikan dampak luas bagi masyarakat.

Baca juga: DWP UIN Ar-Raniry Hadiri Rakornas Kemenag, Perkuat Peran Perempuan Berbasis Kampus

Sementara Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN Ar-Raniry, Prof Mursyid Djawas, yang mewakili rektor, menegaskan bahwa kolaborasi ini menjadi momentum penting dalam menyiapkan generasi unggul Aceh.

“Kolaborasi ini bukan sekadar kerja sama, tetapi investasi jangka panjang untuk melahirkan SDM unggul yang adaptif, berdaya saing, dan mampu menjawab tantangan ekonomi masa depan,” ujar Prof Mursyid.

Terpisah, Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Dr Mujiburrahman MAg menyampaikan dukungan penuh terhadap program strategis Bank Indonesia, khususnya dalam peningkatan literasi kebanksentralan, pemberian bantuan pendidikan, serta penguatan riset di bidang kebanksentralan.

Rektor Mujib juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bank Indonesia, khususnya Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh, Agus Chusaini, atas penambahan kuota bantuan pendidikan bagi mahasiswa UIN Ar-Raniry.

Baca juga: Apresiasi Kinerja Bank Aceh di Tengah Pemulihan Pascabencana, Ini Kata Rektor UIN Ar-Raniry 

Penambahan tersebut meningkat dari sebelumnya 50 orang menjadi 130 orang mahasiswa. Hal ini dinilai sebagai bentuk dukungan nyata Bank Indonesia dalam mendorong dan memajukan pendidikan di Aceh, terutama pasca bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah.

Ia menambahkan, keterlibatan UIN Ar-Raniry dalam PPK 2026 membuka peluang lebih luas bagi mahasiswa untuk terlibat dalam ekosistem kebanksentralan, mulai dari akses beasiswa hingga riset kebijakan ekonomi.

Baca juga: Jemput Ilmu dan Jaringan Internasional: 13 Mahasiswa UIN Ar-Raniry Terbang ke Brunei Darussalam

“Mahasiswa tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga terlibat langsung dalam dinamika kebijakan ekonomi yang berdampak nyata bagi masyarakat,” kata dia.
Program ini turut melibatkan sejumlah perguruan tinggi di Aceh, antara lain Universitas Syiah Kuala, Universitas Teuku Umar, Universitas Muhammadiyah Aceh, Universitas Abulyatama, dan Universitas Serambi Mekkah.

Melalui sinergi tersebut, diharapkan lahir generasi unggul yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga mampu berkontribusi dalam pembangunan ekonomi Aceh yang berkelanjutan.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved