Berita Aceh Barat Daya
Dukung Meuseraya Toet Lemang, Polres Abdya Siagakan Personel
“Kami menyiapkan pengamanan secara maksimal, baik melalui penempatan personel maupun pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi,” ujar Agus
Penulis: Masrian Mizani | Editor: Faisal Zamzami
Ringkasan Berita:
- Polres Aceh Barat Daya (Abdya) menyiagakan personel untuk mengamankan pelaksanaan kegiatan Meuseraya Toet Lemang dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kabupaten Aceh Barat Daya.
- Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 25 April 2026 di bantaran Sungai Krueng Beukah, Gampong Lhung Asan, Kecamatan Blangpidie.
- Selain menjadi bagian dari perayaan HUT daerah, kegiatan ini juga menjadi sarana pelestarian budaya lokal serta mempererat kebersamaan masyarakat.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Masrian Mizani | Aceh Barat Daya
SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE – Polres Aceh Barat Daya (Abdya) menyiagakan personel untuk mengamankan pelaksanaan kegiatan Meuseraya Toet Lemang dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kabupaten Aceh Barat Daya.
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 25 April 2026 di bantaran Sungai Krueng Beukah, Gampong Lhung Asan, Kecamatan Blangpidie.
Selain menjadi bagian dari perayaan HUT daerah, kegiatan ini juga menjadi sarana pelestarian budaya lokal serta mempererat kebersamaan masyarakat.
Kapolres Aceh Barat Daya, AKBP Agus Sulistianto, SH, SIK, mengatakan pihaknya telah menyiapkan langkah strategis guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama acara berlangsung.
“Kami menyiapkan pengamanan secara maksimal, baik melalui penempatan personel maupun pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi,” ujar Agus, Senin (20/4/2026).
Ia menambahkan, pengamanan tidak hanya difokuskan pada lokasi utama kegiatan, tetapi juga mencakup jalur akses serta titik-titik keramaian lainnya.
Hal ini dilakukan mengingat adanya potensi peningkatan jumlah pengunjung selama rangkaian perayaan HUT Abdya.
“Kami mengimbau masyarakat untuk menjaga ketertiban, mengikuti arahan petugas, serta meningkatkan kewaspadaan, terutama di sekitar area sungai. Keselamatan harus menjadi prioritas,” tegasnya.
Baca juga: Meuseraya Toet Leumang Meriahkan HUT Abdya
Tradisi Toet Lemang
Di Aceh, tradisi toet lemang bukan sekadar tentang kuliner, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan yang telah diwariskan sejak masa Kesultanan Aceh Darussalam.
Lemang biasanya dimasak pada momen hari-hari besar Islam, seperti meugang Ramadan, Idul Fitri, Idul Adha, dan Maulid Nabi.
Namun kini, lemang juga dapat ditemukan pada hari-hari biasa, terutama saat musim durian karena kerap dinikmati bersama buah tersebut.
Selain itu, toet lemang juga menjadi penanda hari baik, yang dikenal dengan ungkapan: “uroe get, buleun get, leumang mak peuget hana meuteumè rasa” (hari dan bulan yang baik, lemang buatan ibu belum sempat dirasakan).
| YARA Minta Anggota DPRK Abdya Sisihkan Pokir Bangun Rumah Duafa |
|
|---|
| Hasil Muscab PKB Abdya Tetapkan Lima Bakal Calon Ketua, Ini Nama-namanya |
|
|---|
| Peringati HKN, Lapas Blangpidie Deklarasikan Komitmen Zero Handphone dan Narkoba |
|
|---|
| HRD Dijamu Safaruddin di Pendopo Bupati Abdya, Bahas Berbagai Program Pembangunan Aceh Barat Daya |
|
|---|
| Ketua DPRK Abdya Ikuti Retreat di Magelang, Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Kapolres-Aceh-Barat-Daya-Abdya-AKBP-Agus-Sulistianto-SH-SIK-2.jpg)