Senin, 11 Mei 2026

Berita Aceh Barat Daya

Pemerintah Abdya Berikan Uang Saku Rp1 Juta Per CJH

Pemerintah Aceh Barat Daya (Abdya) memberikan uang saku sebesar Rp1 juta per Calon Jamaah Haji (JCH) kabupaten setempat.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Masrian Mizani | Editor: Amirullah
Serambinews.com/Masrian Mizani
CJH ABDYA - Bupati Safaruddin memberikan sambutan pasa acara Peusijuek JCH Aceh Barat Daya (Abdya), di Masjid Agung Baitul Ghafur, Blangpidie, Senin (11/5/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Aceh Barat Daya (Abdya) memberikan uang saku Rp1 juta kepada masing-masing 93 Calon Jamaah Haji (CJH) sebagai bentuk perhatian daerah.
  • CJH Abdya dijadwalkan berangkat pada 16 Mei 2026 menuju Banda Aceh sebelum terbang ke Arab Saudi pada 18 Mei 2026 dini hari.
  • Jamaah tertua bernama Ramli Ganto berusia 88 tahun dari Kuala Batee, sementara jamaah termuda Dhabith Ramadhani Al Ghifari berusia 18 tahun dari Susoh.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Masrian Mizani | Aceh Barat Daya 

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Pemerintah Aceh Barat Daya (Abdya) memberikan uang saku sebesar Rp1 juta per Calon Jamaah Haji (JCH) kabupaten setempat.

"Uang saku ini sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah kepada CJH Abdya yang akan berangkat ke tanah suci pada 18 Mei 2026 mendatang," kata Kepala Dinas Syariat Islam Abdya, Muhammad Rasyid, pada acara Peusijuek JCH Abdya, di Masjid Agung Baitul Ghafur, Blangpidie, Senin (11/5/2026).

Ia menyebutkan, uang saku tersebut sudah ditransfer ke rekening masing-masing CJH.

Ia menyampaikan bahwa jumlah CJH Abdya tahun 2026 sebanyak 93 orang, terdiri dari 29 orang laki-laki dan 64 orang perempuan.

Ia menyebutkan, 93 CJH tahun 2026 ini tersebar di delapan kecamatan dalam wilayah Kabupaten Abdya, yakni 16 orang dari Kecamatan Lembah Sabil, 17 dari Manggeng, 6 dari Tangan-Tangan, 2 dari Setia, 16 dari Blangpidie, 20 dari Susoh, 4 dari Jeumpa, dan 12 dari Kuala Batee.

"Untuk CJH tertua, yaitu Bapak Ramli Ganto (88) dari Kecamatan Kuala Batee. Selain itu ada lansia sebanyak tiga orang, yaitu Syarifah (85) dan Nurmala IB (80) dari Kuala Batee, serta Asni (85) dari Kecamatan Blangpidie," kata Muhammad Rasyid.

Baca juga: Iran Tuntut Ganti Rugi Perang dan Kuasai Selat Hormuz, Trump: Sangat Tidak Bisa Diterima

 

Sedangkan CJH termuda, sebutnya, yaitu Dhabith Ramadhani Al Ghifari (18) dari Kecamatan Susoh.

Rasyid menyebutkan, CJH Abdya akan berangkat dari daerah pada Sabtu, 16 Mei 2026.

"Pelepasan kita laksanakan di Masjid Agung Baitul Ghafur pada, 16 Mei 2026, pukul 08.00 WIB. Mereka akan berangkat menggunakan 10 unit mobil HiAce, dan barang-barang jamaah diangkut menggunakan mobil Dinas Sosial Abdya," ucap Rasyid.

Dalam perjalanan, kata Rasyid, rombongan CJH dijadwalkan singgah di Masjid Agung Meulaboh, untuk mengikuti kegiatan peusijuek oleh masyarakat Abdya yang ada di Aceh Barat.

Selanjutnya, rombongan juga dijadwalkan singgah di Masjid Agung Aceh Jaya, baru kemudian menuju ke Banda Aceh.

"Setiba di Banda Aceh, jamaah langsung ke Hotel Kuala Raja. Di hotel ini mereka juga dipeusijuek oleh pengurus Ikamabdya di Banda Aceh, dan menginap di hotel tersebut," ujarnya.

Pada Minggu, 17 Mei 2026 sekitar pukul 07.00 WIB, kata Rasyid, CJH Abdya masuk asrama haji untuk melakukan pengecekan kesehatan serta arahan dan bimbingan lainnya oleh petugas haji provinsi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved