Banjir Landa Aceh
Kadin Tinjau Pembangunan Rumah Bantuan Bagi Penyintas Banjir di Pidie jaya
"Kadin Indonesia membantu apa yang bisa dilakukan, termasuk pembangunan hunian tetap. Namun pada tahap awal, Kadin membantu 5 unit rumah di Pijay,
Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Nurul Hayati
Ringkasan Berita:
- Kadin Indonesia kembali ke Pidie Jaya, Minggu (19/4/2026), untuk melihat progres pembangunan hunian tetap (huntap) bagi korban banjir bandang.
- Pada tahap pertama, Kadin membantu lima unit rumah dengan biaya sekitar Rp 97 juta per rumah.
- Selain memantau pembangunan rumah, Kadin juga menyerahkan bantuan sembako kepada penyintas banjir.
- Azis Syamsuddin menegaskan Kadin sejak awal bencana sudah turun membantu penanganan hingga pemulihan, termasuk pembangunan huntap.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Masrizal | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Setelah lima bulan bencana banjir bandang di Aceh berlalu, pengurus Kadin Indonesia kembali ke Pidie Jaya (Pijay) pada Minggu (19/4/2026).
Mereka melihat progres pembangunan hunian tetap (huntap) atau rumah bantuan dari Kadin Indonesia di kabupaten tersebut.
Untuk diketahui, pada tahap pertama, Kadin Indonesia melalui Kadin Aceh membantu lima unit rumah untuk korban bencana banjir di Pijay.
Biaya per rumah berkisar Rp 97 juta.
Dalam kegiatan ini, Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya N Bakrie mengutus beberapa pengurus untuk turun ke Pijay melihat progres pembangunan rumah bantuan pihaknya.
Mereka yang hadir terdiri atas Azis Syamsuddin, Taufan EN Rotorasiko, dan Sayed Muhammad Muliady.
Baca juga: Pemkab Aceh Tamiang Serahkan Data Korban Banjir ke Kemensos, Sasar Pemulihan Ekonomi
Rombongan turut didampingi Ketua Kadin Aceh, M Iqbal Piyeung, Khalid selaku Ketua Satgas Penangulangan Bencana Kadin Aceh, Ihsanuddin MZ dan pengurus lainnya serta Ketua KNPI Aceh, Aulia Rahman.
Selain melihat progres pembangunan rumah, dalam kesempatan itu, DPP Kadin juga menyerahkan bantuan sembako kepada penyintas banjir.
Azis Syamsuddin selaku Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Hukum dan HAM, Sarana/Prasarana mengatakan, Kadin Indonesia dari awal bencana Aceh sudah menerjunkan tim untuk melakukan penanganan hingga pemulihan.
"Kadin Indonesia membantu apa yang bisa dilakukan, termasuk pembangunan hunian tetap. Namun pada tahap awal, Kadin membantu 5 unit rumah di Pijay, mudah-mudahan kedepannyan Kadin akan bisa membantu lebih banyak lagi," ujarnya.
Azis mengaku bahagia melihat rumah bantuan Kadin yang kini sudah masuk tahap akhir. Dia berharap, bantuan ini bisa membantu dan meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir.(*)
penyintas banjir
Curhat Penyintas Banjir Aceh Tamiang
data rumah bantuan
pembangunan rumah bantuan
rumah bantuan
Kadin Indonesia
Pidie Jaya
Banjir Landa Aceh
| Salurkan Bantuan ke Korban Banjir di Pedalaman Aceh Utara, Polres Lhokseumawe Tinjau Jembatan Bailey |
|
|---|
| Tegas, Napi yang tidak Kembali ke LP Kualasimpang Berpotensi Ditetapkan DPO |
|
|---|
| Baru 45 Narapidana yang Kembali ke Lapas Kualasimpang, Tenggat Penyerahan Diri Berakhir 17 Mei |
|
|---|
| Tinjau Aceh Tamiang, Safrizal ZA Kebut Realisasi Huntap Korban Bencana |
|
|---|
| Pemkab Nagan Sudah Usul Pembangunan Kembali 2 Sekolah Hancur Diterjang Banjir di Beutong Ateuh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Utusan-Kadin-Indonesia-dan-Kadin-Aceh-foto-bersama-penyintas-banjir.jpg)