Kamis, 23 April 2026

Berita Langsa 

Perkuat Daya Statistik Setiap Desa, BPS Kota Langsa Sosialisasikan Program Desa Cantik

“Sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam menciptakan desa yang unggul dan adaptif terhadap perkembangan teknologi,” ujarnya.

Penulis: Zubir | Editor: Faisal Zamzami
Serambinews.com/Dok. Diskominfo Langsa
KEGIATAN SOSIALISASI - BPS Kota Langsa bersama sejumlah Pj keuchik, kadis terkait di ingkungan Pemko saat sosialisasi Program Desa Cantik. 

Ringkasan Berita:
  • Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Langsa menggelar Sosialisasi Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026 di Aula Kantor BPS Kota Langsa, Selasa (21/4/2026).
  • Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah gampong sebagai langkah konkret untuk memperkuat kapasitas aparatur desa dalam pengelolaan dan pemanfaatan data di era digital.
  • Program ini merupakan inisiatif nasional yang terus dikembangkan di berbagai daerah di Indonesia guna memperkuat budaya statistik di tingkat pemerintahan desa atau gampong.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Zubir | Kota Langsa

SERAMBINEWS.COM, KOTA LANGSA  – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Langsa menggelar Sosialisasi Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026 di Aula Kantor BPS Kota Langsa, Selasa (21/4/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah gampong sebagai langkah konkret untuk memperkuat kapasitas aparatur desa dalam pengelolaan dan pemanfaatan data di era digital.

Program ini merupakan inisiatif nasional yang terus dikembangkan di berbagai daerah di Indonesia guna memperkuat budaya statistik di tingkat pemerintahan desa atau gampong.

Kepala BPS Kota Langsa, Ir. Sudariah, menjelaskan bahwa program Desa Cantik dirancang untuk mendorong pemerintah desa agar mampu mengelola data secara mandiri, akurat, dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, pihaknya berharap aparatur desa di Kota Langsa semakin mampu menyusun perencanaan pembangunan berbasis data digital serta meningkatkan literasi statistik di tingkat desa.

Sudariah juga mengajak seluruh perangkat daerah terkait di lingkungan Pemerintah Kota Langsa untuk berperan aktif dalam mendukung keberhasilan pembinaan Desa Cantik Tahun 2026.

“Sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam menciptakan desa yang unggul dan adaptif terhadap perkembangan teknologi,” ujarnya.

Baca juga: Banyak Data Warga Aceh di Desil tak Sesuai, Kepala Dinsos Nagan: Itu dari BPS

Pada kesempatan yang sama, BPS Kota Langsa juga mensosialisasikan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 yang akan berlangsung pada 1 Mei hingga 31 Agustus 2026.

Sensus Ekonomi 2026 bertujuan untuk menyajikan data perekonomian wilayah yang akurat, mengidentifikasi persoalan riil dunia usaha dan daya saingnya, serta memotret fenomena ekonomi baru seperti ekonomi digital dan ekonomi lingkungan.

Selain itu, sensus ini juga akan mengukur kontribusi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terhadap perekonomian nasional.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Kota Langsa, Dewi Nursanti, SH, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BPS Kota Langsa atas inisiatif tersebut.

Ia menilai program Desa Cantik merupakan langkah strategis dalam mendorong tata kelola pemerintahan desa yang lebih modern, transparan, dan berbasis data.

“Semoga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik, dan seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan seksama,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Kepala Bappeda Riza Fahlevi, AP., M.SP, Kadiskominfo Ade Putra Wijaya Siregar, ST, MM, perwakilan camat, sejumlah keuchik, serta Agen Desa Cantik. (*)
 
 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved