Berita Bireuen
Dosen UNISAI Samalanga Berhasil Mempertahankan Disertasinya Raih Gelar Doktor
Sidang akademik dipimpin oleh Ketua Sidang Prof. Eka Sri Mulyani, M.A., Ph.D yang juga Direktur pascasarjana UIN Ar-raniry.
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Nur Nihayati
Tidak terbatas pada ruang keagamaan tradisional seperti pengajian dan dakwah, mereka juga aktif dalam organisasi sosial, birokrasi pemerintahan, bahkan ranah politik dan ekonomi.
“Ini menunjukkan bahwa lulusan dayah tidak terisolasi dari perkembangan zaman.
Mereka justru hadir sebagai aktor yang mampu menjembatani nilai-nilai tradisional dengan kebutuhan masyarakat modern,” tambahnya.
Salah satu temuan penting dalam penelitian ini adalah dinamika tradisi menulis di kalangan alumni dayah.
Jika sebelumnya karya tulis klasik berbasis kitab menjadi dominan, kini terjadi pergeseran ke arah penulisan modern seperti artikel, opini, dan konten digital.
Meski demikian, Tgk. Azmi Yudha Zulfikar menegaskan bahwa perubahan tersebut tidak menghilangkan akar epistemologis dayah salafiyah.
Tradisi keilmuan klasik tetap menjadi fondasi utama, sementara media modern menjadi sarana ekspresi baru.
Kebaruan penelitian ini terletak pada rekonstruksi konsep kompetensi lulusan dayah dari perspektif epistemologi internal dayah itu sendiri.
Kompetensi tidak lagi dipahami sebatas indikator administratif atau keterampilan teknis, melainkan mencakup kemampuan memahami realitas sosial dan menjadi rujukan moral publik.
Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa kompetensi lulusan dayah salafiyah bersifat hybrid: tradisional secara epistemik, namun adaptif secara praksis.
“Globalisasi bukan ancaman, melainkan ruang aktualisasi bagi lulusan dayah,” tegasnya.
Di akhir sidang, Tgk. Azmi Yudha Zulfikar menyampaikan ucapan terima kasih kepada orang tua, para guru, keluarga, dosen promotor, civitas akademika UNISAI Samalanga, UIN Ar-Raniry, kalangan dayah, serta berbagai pihak lainnya.
Humas UNISAI Samalanga Tgk. Mursalin, M.H menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut.
Ia menilai keberhasilan ini menjadi bukti bahwa alumni dayah mampu bersaing di level akademik tertinggi tanpa kehilangan jati diri keilmuannya.
“Ini bukan hanya capaian personal, tetapi juga representasi kekuatan tradisi dayah dalam menjawab tantangan zaman,” ujarnya.
Sidang terbuka tersebut turut dihadiri akademisi, mahasiswa, serta berbagai kalangan yang memberikan apresiasi atas jalannya forum ilmiah yang kritis namun konstruktif.
Disertasi ini dinilai memberikan kontribusi penting dalam pengembangan studi pendidikan dayah, sekaligus mempertegas relevansi dayah salafiyah di tengah arus globalisasi.(*)
Dosen UNISAI Samalanga
UNISAI
Unisai Samalanga
UNISAI Samalanga Bireuen
Dosen UNISAI
Universitas Islam Al-Aziziyah Indonesia (UNISAI)
Bireuen
Serambinews.com
Serambi Indonesia
| Tim Pembina UKSMD Bireuen Juara Satu Tingkat Aceh |
|
|---|
| Kahmi Bireuen Sorot Pengelolaan TKD, Tekankan Pentingnya Akuntabel dan Tepat Sasaran |
|
|---|
| Komplek Mapolsek Pandrah Terbakar, Kantor Bhayangkari dan Mess Polisi Ludes |
|
|---|
| Kapolres Bireuen Cek Bangunan di Mapolsek Pandrah Terbakar |
|
|---|
| Terjangan Air Pasang Hancurkan Jalan Desa Punjot Jangka, Badan Jalan Putus Total |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Tgk-Azmi-2104.jpg)