Berita Aceh Singkil
Refleksi 27 Tahun Aceh Singkil, Sosok Makmursyah Putra di Mata Sahabatnya
Pada hari yang bersejarah bagi masyarakat Aceh Singkil ini, rasanya sudah menjadi keharusan untuk mengenang sosok seorang Makmursyah Putra.
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nurul Hayati
Periode pertama lima tahun kepemimpinan Makmursyah Putra, bisa dikatakan penuh dengan berbagai tantangan dan persoalan yang cukup pelik.
Sebagai seorang bupati, saat itu tugas yang dipikulnya cukup berat. Berbagai hambatan dalam membangun Aceh Singkil, muncul dari berbagai arah.
Maklum, saat itu wilayah Aceh secara keseluruhan dilanda konflik yang berkepanjangan sehingga mengantarkan Aceh, dalam status Darurat Militer.
Meski demikian, tugas pemerintahan dan kemasyarakatan yang dipimpinnya tetap berjalan dengan baik dan kondusif, dan berhasil membangun daerah ini sejajar dengan daerah kabupaten lainnya yang telah terlebih dahulu berdiri.
Aceh Singkil sesuai kondisi ketika itu, bukan lagi sebuah peradaban yang penuh dengan kekumuhan, terbelakang dan terisolir.
Aceh Singkil kala itu telah berubah dari kekumuhannya.
Makmur ketika itu berharap para pemimpin selanjutnya kelak akan dapat mewujudkan Aceh Singkil, menjadi sebuah daerah yang mandiri, sejahtera, makmur dalam keadilan dan adil dalam kemakmuran.
Harapan itu bukan tidak mustahil, sebab dasar-dasar pembangunan kearah itu telah diletakkan oleh seorang bernama Makmur Syahputra.
Ia telah menata daerah ini sedemikian rupa, bahkan hampir di segala sektor tonggak-tonggak pembangunan menuju perubahan telah dipancangkan.
Keberhasilan Makmur dapat pula dilihat dari kesuksesannya memekarkan Kota Subulussalam, yang sebelumnya merupakan salah satu wilayah kecamatan terpencil.
Saat ini Subulussalam telah menjadi sebuah Pemerintahan Kota yang lebih maju dari Kabupaten Aceh Singkil.
Mengenai pembentukan Kota Subulussalam, awalnya banyak orang menganggap hal ini hanya sebuah imajinasi belaka.
"Termasuk teman saya Almarhum H Syafril Harahap yang biasa dipanggil Haji Apin yang ketika itu memiliki gagasan membentuk Kabupaten Cinendang Raya," kata Razaliardi.
"Alasannya, pemko tidak mungkin bisa lahir di Kecamatan Simpang Kiri. Menurutnya, pemerintahan kota biasanya lahir di ibu kota kabupaten, bukan di sebuah kecamatan," tutur Razaliardi.
Tapi ternyata Pemko Subulussalam, lahir di sebuah wilayah Kecamatan Simpang Kiri yang jaraknya 85 kilometer dari ibu kota Kabupaten Aceh Singkil.
Aceh Singkil
Sejarah Pendirian Aceh Singkil
hari jadi
hari jadi Aceh Singkil
Serambinews.com
Serambinews
| 17 Anak Aceh Singkil Berhasil Dioperasi Bibir Sumbing Gratis |
|
|---|
| Bupati Aceh Singkil Akui Sawit Tulang Punggung Ekonomi Masyarakatnya |
|
|---|
| Bupati Aceh Singkil Minta NGO Berikan Bantuan Nyata kepada Masyarakat |
|
|---|
| Banyak Perusahaan Perkebunan di Aceh Singkil Belum Laporkan Penggunaan Dana CSR |
|
|---|
| Karya Suhardin Djalal Ditetapkan Jadi Logo Resmi HUT ke-27 Aceh Singkil, Ini Maknanya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Razaliardi-Manik.jpg)